Menhan Rusia Kunjungi Markas Tentara di Ukraina

Menhan Rusia Kunjungi Markas Tentara di Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 04 Agu 2023 16:29 WIB
Russian Defence Minister Sergei Shoigu inspects a Swedish CV-90 infantry fighting vehicle, that was abandoned by Ukrainian soldiers after being hit by a hand-held anti-tank grenade, at the frontline headquarters of the
Menhan Rusia Sergei Shoigu saat memeriksa kendaraan tempur Swedia yang ditinggalkan tentara Ukraina dalam pertempuran (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)
Moskow -

Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu datang mengunjungi markas garis depan pasukan Moskow yang dikerahkan dalam operasi militer khusus di Ukraina. Dalam kunjungannya, Shoigu juga sempat memeriksa kendaraan tempur buatan Swedia yang ditinggalkan tentara Ukraina dalam pertempuran.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (4/8/2023), laporan sejumlah kantor berita Rusia yang mengutip Kementerian Pertahanan Rusia menyebut Shoigu mengunjungi langsung markas garis depan kelompok tentara 'Pusat' yang terlibat dalam konflik di Ukraina.

Selama kunjungan itu, menurut laporan Interfax, Shoigu mendapatkan penjelasan dari seorang komandan pasukan, dan mengucapkan terima kasih kepada para perwira militer dan tentara Rusia yang disebutnya telah 'menjalankan operasi yang sukses' di dekat Lyman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kunjungannya itu, Shoigu juga diperlihatkan kendaraan tempur infanteri CV-90 buatan Swedia yang ditinggalkan oleh tentara Ukraina yang mundur setelah terkena serangan granat anti-tank. Laporan Interfax menyebut Shoigu diberi penjelasan soal 'kekurangan' dari kendaraan tempur Swedia itu.

Laporan kantor berita Rusia itu sejalan dengan upaya Kremlin untuk mengecilkan keefektifan senjata dan peralatan yang dipasok oleh negara-negara anggota aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan negara-negara Barat lainnya kepada Ukraina.

ADVERTISEMENT

Kunjungan Shoigu itu dilakukan beberapa hari setelah kunjungan ke garis depan dilakukan oleh jenderal top Rusia, Valery Gerasimov, yang menjabat sebagai Kepala Staf Jenderal Rusia dan komandan dari keseluruhan upaya perang Moskow di Ukraina.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Zelensky Minta Rusia Disanksi Tegas Buntut Serangan Rudal ke Ukraina

[Gambas:Video 20detik]



Kedua pejabat tinggi Rusia itu sebelumnya diserang secara kejam oleh bos tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, yang juga merupakan mantan sekutu Presiden Vladimir Putin. Prigozhin berulang kali menuduh Shoigu dan Gerasimov tidak kompeten.

Rusia Gagalkan Serangan Ukraina ke Pangkalan Militer Laut Hitam

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya mengatakan bahwa militer negara itu telah menggagalkan serangan Ukraina terhadap pangkalan Angkatan Laut di Laut Hitam dan semenanjung Crimea.

"Malam ini, Angkatan Bersenjata Ukraina, dengan menggunakan dua kapal laut tak berawak, mencoba menyerang pangkalan Angkatan Laut Novorossiysk Angkatan Bersenjata Rusia," kata kementerian itu di Telegram seperti dilansir kantor berita AFP.

Kementerian menyebutkan bahwa kapal-kapal Rusia berhasil menghancurkan drone Ukraina tersebut.

Pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam menampung terminal jaringan pipa yang membawa sebagian besar ekspor minyak Kazakh melalui Rusia.

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads