Taliban: 157 Orang Tewas Akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Afghanistan

ADVERTISEMENT

Taliban: 157 Orang Tewas Akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Afghanistan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 15:52 WIB
Freezing temperatures swept Afghanistans Badakhshan province on January 18, 2023. (Omer Abrar/AFP/Getty Images)
Cuaca dingin ekstrem menyelimuti Afghanistan (Omer Abrar/AFP/Getty Images)
Kabul -

Cuaca dingin ekstrem yang menyelimuti wilayah Afghanistan memakan korban jiwa. Taliban yang kini menguasai Afghanistan menyebut sedikitnya 157 orang tewas akibat musim dingin dengan suhu udara yang membekukan.

Seperti dilansir CNN, Rabu (25/1/2023), jumlah korban tewas akibat cuaca dingin ekstrem di Afghanistan berlipat ganda dalam waktu kurang dari sepekan, dengan jutaan warga menghadapi suhu dingin dengan bantuan kemanusiaan yang minim.

Afghanistan kini tengah diselimuti salah satu musim dingin paling dingin, dengan suhu udara merosot drastis hingga minus 28 derajat Celsius pada awal Januari ini. Angka tersebut jauh di bawah suhu udara rata-rata nasional yang mencapai 0-5 derajat Celsius untuk periode yang sama.

Dampak cuaca dingin ekstrem itu diperburuk dengan terbatasnya jumlah bantuan kemanusiaan yang disalurkan di negara itu, terutama setelah Taliban melarang pekerja kemanusiaan perempuan pada organisasi-organisasi nonprofit yang biasanya membantu penyaluran bantuan.

Kantor Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) menyatakan via Twitter bahwa pihaknya menyalurkan bantuan seperti selimut, pemanas dan tempat berlindung bagi sekitar 565.700 orang di wilayah Afghanistan

"Namun lebih banyak lagi dibutuhkan di tengah salah satu musim terdingin dalam beberapa tahun terakhir," sebut UNOCHA dalam pernyataannya.

Selain 157 orang tewas, juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Taliban, Shafiullah Rahimi, menuturkan kepada CNN bahwa sekitar 70.000 ternak mati membeku di berbagai wilayah Afghanistan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Penampakan Manekin Tanpa Wajah di Afghanistan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT