Polisi Thailand Sita Sabu 1,1 Ton dalam Waktu Kurang dari Seminggu

ADVERTISEMENT

Polisi Thailand Sita Sabu 1,1 Ton dalam Waktu Kurang dari Seminggu

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 17:03 WIB
Thai police have seized 1.1 tonnes of crystal meth as the kingdom cracks down on smuggling © Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Polisi Thailand menyita sabu kristal seberat 1,1 ton dalam waktu kurang dari seminggu (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)
Bangkok -

Kepolisian Thailand menyita methamphetamine atau sabu berbentuk kristal dengan berat total mencapai 1,1 ton dalam waktu kurang dari seminggu. Penyitaan itu dilakukan saat Bangkok menindak keras penyelundupan narkoba yang melonjak sejak perbatasan kembali dibuka di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/1/2023), penyitaan itu diumumkan otoritas Kepolisian Thailand pada Selasa (24/1) waktu setempat, setelah marak bentrokan antara polisi dan pelaku penyelundupan narkoba di kawasan pedalaman utara negara itu, yang sejak lama menjadi pusat perdagangan narkoba.

Usai mendapatkan informasi, kepolisian berhasil menangkap 10 warga Thailand dalam rentetan operasi penggerebekan di wilayah utara dan selatan negara itu.

"Beberapa dari obat-obatan ini disimpan dalam jangka waktu tertentu sebelum diangkut ke provinsi-provinsi paling selatan, dan itu seharusnya dikirimkan ke negara-negara lainnya nantinya," tutur Wakil Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Jenderal Polisi Chinnapat Sarasin.

Disebutkan Chinnapat dalam pernyataannya bahwa Thailand 'dikelilingi oleh hotspot produsen narkoba', namun pandemi Corona telah mencegah para penyelundup narkoba untuk memindahkan barang dagangan mereka.

"Sekarang negara ini telah dibuka kembali, produk-produk yang tertahan kini dikirim tanpa henti," sebutnya.

Dalam pernyataannya, Kepolisian Thailand menyebut geng transnasional berada di balik perdagangan gelap tersebut.

Disebutkan bahwa dalam operasi pertama, petugas mendapati 731 kilogram sabu kristal, yang juga disebut sebagai 'ice', dalam dua penggerebekan di Provinsi Phatthalung dan Surat Thani.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT