Selongsong Peluru di TKP Penembakan Festival Imlek California Diselidiki

ADVERTISEMENT

Selongsong Peluru di TKP Penembakan Festival Imlek California Diselidiki

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 23 Jan 2023 02:14 WIB
Police work near the scene of a mass shooting in Monterey Park, California, on January 22, 2023. - Ten people have died and at least 10 others have been wounded in a mass shooting in a largely Asian city in southern California, police said, with the suspect still at large hours later. (Photo by Robyn BECK / AFP)
Lokasi penembakan massal di festival Imlek di California (AFP/ROBYN BECK).
California -

Penyelidik dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) telah merespons untuk membantu penyelidikan penembakan massal di Festival Imlek, Monterey Park, California, Amerika Serikat. Badan tersebut akan menganalisa selongsong peluru di lokasi kejadian.

Dilansir dari CNN, Senin (1/23/2022), agensi tersebut mengonfirmasinya di media sosial. ATF secara rutin memberikan bantuan kepada aparat penegak hukum dalam melacak asal dan pemilik senjata api yang digunakan dalam kejahatan.

Badan tersebut juga melakukan analisis forensik terhadap selongsong peluru bekas yang tertinggal di TKP untuk menentukan jenis senjata api yang digunakan. Selain itu, dianalisis juga apakah cocok dengan informasi dalam database ATF tentang kejahatan senjata di masa lalu.

Seperti diketahui, penembakan di Monterey Park, California, AS, terjadi saat malam Imlek. Laporan awal Departemen Sheriff, Los Angeles menyatakan ada sembilan orang tewas dalam penembakan masal di Monterey Park tersebut.
Ads by

Sedikitnya 10 orang tewas dalam penembakan massal yang terjadi Sabtu larut malam di Monterey Park, California, menurut Kapten Andrew Mayer, dari Departemen Sheriff, Los Angeles.

"Departemen Pemadam Kebakaran Monterey Park menanggapi tempat kejadian dan merawat yang terluka. Dan mengumumkan 10 korban meninggal dunia di tempat kejadian," katanya.

Sekitar 10 korban lainnya berada di rumah sakit setelah insiden itu. "Setidaknya ada 10 korban tambahan yang dibawa ke berbagai rumah sakit lokal dan terdaftar dalam berbagai kondisi dari stabil hingga kritis.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT