Penembakan di Festival Imlek California, Biden Minta FBI Bantu Penyelidikan

ADVERTISEMENT

Penembakan di Festival Imlek California, Biden Minta FBI Bantu Penyelidikan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 23 Jan 2023 00:32 WIB
Police work near the scene of a mass shooting in Monterey Park, California, on January 22, 2023. - Ten people have died and at least 10 others have been wounded in a mass shooting in a largely Asian city in southern California, police said, with the suspect still at large hours later. (Photo by Robyn BECK / AFP)
Penembakan massal di festival Imlek, di Monterey Park, California, Amerika Serikat (AFP/ROBYN BECK)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah diberi pengarahan tentang penembakan masal di malam Festival Imlek, di Monterey Park, California. Biden pun meminta FBI untuk membantu otoritas lokal.

Menurut sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre, dalam cuitannya di Twitter, menyebut Presiden Joe Biden telah diberi pengarahan tentang penembakan massal yang menewaskan sedikitnya 10 orang ini.

"Presiden telah diberi pengarahan oleh Penasihat Keamanan Dalam Negeri tentang penembakan massal di Monterey Park. Dia mengarahkannya untuk memastikan bahwa FBI memberikan dukungan penuh kepada otoritas lokal, dan untuk memperbaruinya secara teratur hari ini karena rincian lebih lanjut diketahui," Jean -Pierre menulis hari Minggu.

Wakil Presiden Kamala Harris juga telah menerima perincian tentang penembakan itu.

"Wakil Presiden telah diberi pengarahan tentang penembakan massal di Monterey Park, CA dan diminta untuk diperbarui secara berkala karena rincian lebih lanjut diketahui," tweet Kirsten Allen, sekretaris pers Harris, Minggu pagi.

Penembakan itu terjadi Sabtu (21/1/2023) malam pukul 22:22 malam waktu setempat.

"Petugas dari Departemen Kepolisian Monterey Park menanggapi bisnis lokal di blok 100 West Garvey Avenue di kota Monterey Park mengenai seruan tembakan," kata Kapten Andrew Meyer dari Los Angeles County Sheriff's Department.

"Ketika petugas tiba di tempat kejadian, mereka mengamati banyak orang, pengunjung lokasi keluar dari lokasi, berteriak," tambahnya. "Para petugas masuk ke lokasi dan menemukan korban tambahan."

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT