Tabrak Ramaja di London, Istri Diplomat AS Dihukum Masa Percobaan

ADVERTISEMENT

Tabrak Ramaja di London, Istri Diplomat AS Dihukum Masa Percobaan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 00:58 WIB
Ilustrasi KKecelakaan maut di Tol Cipali terjadi pada Selasa (15/11/2022) pagi hari. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang tewas dan tujuh orang luka-luka.ecelakaan
Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua
Jakarta -

Anne Sacoolas, seorang istri dari diplomat AS dijatuhi hukuman masa percobaan di London, Inggris. Disebut, perempuan itu menabrak remaja yang mengenakan sepeda motor.

Dilansir dari AFP, Kamis (8/12/2022), istri diplomat itu dijatuhi hukuman percobaan oleh seorang hakim di London. Dia disebut membunuh remaja pengendara sepeda motor dengan mengemudi di sisi jalan yang salah.

Hakim Bobbie Cheema-Grubb mengatakan kepada Anne Sacoolas, yang hadir melalui tautan video dari Amerika Serikat, menyebut bahwa hukuman yang diberikan adalah hukuman percobaan.

"Penjara delapan bulan ditangguhkan selama 12 bulan," katanya.

Diketahui, Harry Dunn (19), meninggal pada Agustus 2019 ketika sepeda motornya bertabrakan dengan mobil Sacoolas yang dia kendarai di sisi jalan yang salah dekat pangkalan udara AS di Inggris selatan.

Dia meninggalkan Inggris setelah kecelakaan itu dan pemerintah AS mengklaim dia memiliki kekebalan dari tuntutan pidana karena dia berada di pangkalan sebagai tanggungan suaminya.

Permintaan ekstradisinya ditolak, mengubah kasus itu menjadi pertengkaran diplomatik antara London dan Washington.

Sacoolas awalnya didakwa menyebabkan kematian dengan mengemudi yang berbahaya tetapi mengaku bersalah atas tuduhan yang lebih ringan karena mengemudi secara ceroboh yang membawa hukuman penjara maksimal lima tahun.

Sacoolas telah menolak untuk menghadiri pengadilan secara pribadi atas saran dari pemerintah AS, yang mengklaim kehadirannya dapat "menempatkan kepentingan AS yang signifikan dalam risiko".

"Saya sangat menyesal atas rasa sakit yang saya sebabkan," katanya dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh pengacaranya menjelang hukuman di pengadilan Old Bailey di pusat kota London.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT