Cendekiawan Muslim Tariq Ramadan Akan Diadili Atas Pemerkosaan

ADVERTISEMENT

Cendekiawan Muslim Tariq Ramadan Akan Diadili Atas Pemerkosaan

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 11:34 WIB
tariq ramadan
Tariq Ramadan (dok. AFP)
Jenewa -

Mantan profesor Universitas Oxford yang juga seorang cendekiawan muslim, Tariq Ramadan, akan diadili atas dakwaan pemerkosaan di Jenewa, Swiss, tahun depan. Kasus pemerkosaan ini terjadi lebih dari 14 tahun lalu, dengan Ramadan membantah tuduhan yang dijeratkan terhadap dirinya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (6/12/2022), Ramadan yang berkewarganegaraan Swiss, menghadapi serangkaian tuduhan pemerkosaan dan penyerangan seksual di Prancis dan Swiss sejak tahun 2017 lalu.

Otoritas kehakiman Jenewa, pada Senin (5/12) waktu setempat, menyatakan bahwa dalam kasus terkini, Ramadan didakwa atas pemerkosaan dan pemaksaan seksual. Disebutkan juga bahwa dia akan menjalani persidangan di pengadilan kriminal Jenewa. Pernyataan itu mengonfirmasi laporan televisi Swiss, RTS.

Penuduh dalam kasus ini, disebut 'Brigitte' oleh media lokal Swiss, menuduh Ramadan yang kini berusia 60 tahun telah menyerangnya secara brutal pada malam hari tanggal 28 Oktober 2008 lalu. Korban yang seorang mualaf, bertemu Ramadan sebulan sebelum acara penandatanganan bukunya.

Korban menuduh Ramadan telah melakukan serangan seksual, pemukulan dan penghinaan terhadap dirinya di dalam kamar hotel di Jenewa pada saat itu.

Korban menunggu selama satu dekade sebelum berani buka suara dan melaporkan Ramadan pada April 2018. Pengacara korban, Francois Zimeray, menuturkan kepada AFP bahwa kliennya ketakutan saat mengungkapkan kasus ini.

"Dia tidak ingin balas dendam tapi merasa lega dan menaruh kepercayaannya pada institusi," sebut Zimeray.

Simak juga 'Kala Profesor Oxford Ditahan atas Tuduhan Pemerkosaan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT