Longsor Terjadi di Kolombia, 34 Orang Tewas

ADVERTISEMENT

Longsor Terjadi di Kolombia, 34 Orang Tewas

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 04:29 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Foto: Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Longsor terjadi di barat laut Kolombia akibat hujan lebat. Sebanyak 34 orang tewas dalam kejadian ini.

Dilansir AFP, Selasa (6/12/2022) tanah longsor terjadi di jalan yang menimbun sebuah bus dan kendaraan lain. Para petugas dengan menggunakan backhoe dan ekskavator melakukan evakuasi untuk menggali tanah mencari korban.

"Sebanyak 34 orang tewas dan sembilan luka-luka," kata Diana Ramirez dari Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) kepada AFP.

"Di antara korban luka, tiga berhasil keluar dari bus hidup-hidup, dan enam lainnya dari kendaraan pribadi yang juga berada di lokasi kecelakaan," tuturnya.

Presiden Gustavo Petro sebelumnya mengatakan setidaknya ada 27 orang tewas, termasuk tiga anak "dalam tragedi" yang melanda kota terpencil Pueblo Rico.

Bus diketahui berangkat dari kota Cali dengan mengangkut 25 penumpang dan menempuh jarak 270 kilometer (170 mil) sebelum terkena tanah longsor saat melewati wilayah pegunungan Andes.

Media Kolombia melaporkan bahwa seorang anak selamat setelah berhasil dievakuasi dan ditarik dari pelukan ibunya, yang tidak selamat. Seorang korban mengatakan sopir bus pada awalnya berhasil menghindari tanah longsor yang paling parah.

"Sebagian turun dan bus agak mundur dari situ. Sopir bus mundur ketika semuanya jatuh," kata Andres Ibarguen kepada stasiun radio Lloro Stereo.

Musim hujan yang dimulai pada Agustus adalah yang terburuk di Kolombia dalam 40 tahun, menurut pemerintah, menyebabkan kecelakaan yang menewaskan lebih dari 270 orang. Negara tersebut telah mengumumkan bencana nasional terkait hujan yang terkait dengan fenomena cuaca La Nina yang sangat panjang.

Organisasi Meteorologi Dunia PBB mengatakan pekan lalu kondisi La Nina bisa berlangsung hingga Februari atau Maret 2023.

Simak juga 'Saat Pesawat Jatuh di Medellin Kolombia, 8 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT