Politikus Inggris Kunjungi Taiwan, China Berang!

ADVERTISEMENT

Politikus Inggris Kunjungi Taiwan, China Berang!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 17:24 WIB
Helicopters fly over President Office with Taiwan National flag during the National Day celebrations in Taipei, Taiwan, Saturday, Oct. 10, 2020. Taiwanese President Tsai Ing-wen said Saturday she has hopes for less tensions with China and in the region if Beijing will listen to Taipei’s concerns, alter its approach and restart dialogue with the self-ruled island democracy. (AP Photo/Chiang Ying-ying)
Ilustrasi -- Peringatan hari nasional Taiwan di Taipei beberapa waktu lalu (dok. AP Photo/Chiang Ying-ying)
London -

Pemerintah China memberikan reaksi keras atas kunjungan langsung sejumlah anggota parlemen Inggris ke Taiwan, pekan ini. Kunjungan itu dikecam sebagai 'campur tangan kotor' terhadap urusan dalam negeri China, dengan otoritas Beijing mengancam respons kuat untuk setiap tindakan yang membahayakan kepentingan negaranya.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (2/12/2022), Kedutaan Besar China di London merilis pernyataan menanggapi kunjungan yang tengah berlangsung oleh anggota komisi urusan luar negeri parlemen Inggris ke Taiwan. Kedutaan China menyebut kunjungan itu sebagai 'pelanggaran mencolok' terhadap prinsip satu-China.

China mengklaim Taiwan, yang memiliki pemerintahan demokratis sendiri, sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan bagian dari kebijakan 'satu-China'. Pemerintah Taiwan menolak klaim kedaulatan China tersebut.

"Pihak China mendesak pihak Inggris untuk mematuhi komitmennya, menghentikan setiap tindakan yang melanggar prinsip satu-China, dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri China," tegas juru bicara Kedutaan Besar China di London dalam pernyataan via Twitter.

"Langkah pihak Inggris yang membahayakan kepentingan China akan ditanggapi dengan respons kuat dari pihak China," imbuh juru bicara itu memperingatkan.

Dia mengatakan bahwa kunjungan anggota parlemen Inggris itu mengirimkan pesan yang salah kepada pihak-pihak yang menginginkan Taiwan merdeka.

Dalam kunjungannya, anggota komisi urusan luar negeri pada parlemen Inggris itu telah bertemu Perdana Menteri (PM) Su Tseng-chang pada Kamis (1/12) waktu setempat dan dijadwalkan bertemu Presiden Tsai Ing-Wen pada Jumat (2/12) waktu setempat.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT