3 Astronaut China Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong

ADVERTISEMENT

3 Astronaut China Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 12:46 WIB
In this photo released by Xinhua News Agency, the manned spaceship Shenzhou-15, atop the Long March-2F Y15 carrier rocket, blasts off from the Jiuquan Satellite Launch Center in northwestern China on Tuesday, Nov. 29, 2022. China launched the rocket Tuesday carrying three astronauts to complete construction of the countrys permanent orbiting space station. (Li Gang/Xinhua via AP)
Tiga astronaut China meluncur ke stasiun luar angkasa Tiangong dengan pesawat Shenzhou-15 yang didorong roket Long March-2F pada Selasa (29/11) malam (Li Gang/Xinhua via AP)
Beijing -

China meluncurkan misi berawak dengan pesawat luar angkasa Shenzhou-15 pada Selasa (29/11) tengah malam waktu setempat. Tiga astronaut meluncur ke stasiun luar angkasa Tiangong dengan Shenzhou-15, dalam rangka misi pergantian awak pertama di orbit untuk China.

Seperti dilansir AFP, Rabu (30/11/2022), laporan kantor berita China, Xinhua, menyebut ketiga astronaut itu berangkat ke Tiangong dengan pesawat luar angkasa Shenzhou-15 yang didorong oleh roket Long March-2F dalam peluncuran pada Selasa (29/11) malam sekitar pukul 23.08 waktu setempat.

Peluncuran dilakukan dari pusat peluncuran Jiuquan di gurun Gobi, China.

Tiga astronaut yang meluncur ke luar angkasa itu terdiri atas satu astronaut veteran bernama Fei Junlong, bersama dua astronaut pemula bernama Deng Qingming dan Zhang Lu. Pesawat luar angkasa yang mengangkut ketiga astronaut, sebut Xinhua, berhasil berlabuh di stasiun luar angkasa Tiangong pada Rabu (30/11) pagi.

Fei yang berusia 57 tahun, kembali ke luar angkasa setelah 17 tahun. Dia sempat memimpin misi luar angkasa Shengzou-6 tahun 2005 lalu. Tim astronaut yang dipimpin Fei akan bergabung tiga astronaut lainnya yang sudah ada di Tiangong sejak Juni lalu.

"Tanggung jawab utama untuk misi adalah melakukan serah terima awak pertama di orbit, memasang peralatan dan fasilitas di dalam dan di luar stasiun luar angkasa, dan melakukan eksperimen ilmiah," sebut juru bicara Badan Luar Angkasa Berawak China (CMSA), Ji Qiming, dalam pernyataannya.

"Selama tinggal di sana, awak Shenzhou-15 akan menyambut kunjungan pesawat kargo Tianzhou-6 dan menyerahkan (operasional ke) pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-16, dan berencana kembali ke lokasi pendartan Dongfeng di China pada Mei tahun depan," imbuhnya.

Stasiun luar angkasa Tiangong merupakan unggulan dalam program luar angkasa China yang ambisius. Diketahui bahwa China sebelumnya telah mendaratkan robot penjelajah di Mars dan Bulan, juga menjadi negara ketiga -- setelah Amerika Serikat (AS) dan Rusia -- yang menempatkan manusia di orbit luar angkasa.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT