Barisan Nasional Dukung Mosi Parlemen Atas Legitimasi Anwar Ibrahim

ADVERTISEMENT

Barisan Nasional Dukung Mosi Parlemen Atas Legitimasi Anwar Ibrahim

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 11:47 WIB
Newly-appointed Malaysian Deputy Prime Minister Ahmad Zahid Hamidi speaks during a press conference at the Prime Ministers office in Putrajaya on July 28, 2015, following a cabinet reshuffle. Embattled Malaysian Prime Minister Najib Razak on July 28 replaced his deputy premier Muhyiddin Yassin, who has been critical of Najibs handling of the scandal involving state-owned development company 1Malaysia Development Berhad (1MDB), and sacked his attorney general amid a furore over a mushrooming scandal that is threatening his hold on office. AFP PHOTO / MOHD RASFAN / AFP PHOTO / MOHD RASFAN
Ahmad Zahid Hamidi, pemimpin Barisan Nasional dan ketua UMNO (dok. AFP Photo/MOHD RASFAN)
Kuala Lumpur -

Koalisi Barisan Nasional yang dipimpin Partai Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) menyatakan akan mendukung mosi kepercayaan untuk Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, yang dijadwalkan akan diajukan ke parlemen pada 19 Desember mendatang.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir Channel News Asia, Senin (28/11/2022), penegasan itu disampaikan oleh pemimpin Barisan Nasional Ahmad Zahid Hamidi dalam pernyataan via Facebook pada Minggu (27/11) waktu setempat. Barisan Nasional kini menjadi salah satu anggota koalisi pemerintahan yang dipimpin Anwar.

Disebutkan Ahmad Zahid bahwa mosi kepercayaan itu diperlukan memastikan legitimasi kepemimpinan Anwar bisa diselesaikan dan membungkam pihak-pihak yang mempersoalkannya.

"Meski pun beberapa pihak menyebut hal ini (mosi kepercayaan-red) merupakan langkah berisiko oleh seorang Perdana Menteri baru, ini adalah proses demokrasi yang harus kita lalui dan BN (Barisan Nasional) akan terus mendukung penuh sebagai tanda penegakan keputusan oleh Agong (Raja Malaysia) soal pembentukan pemerintahan baru ini," tegas Ahmad Zahid dalam pernyataannya.

Mosi kepercayaan merupakan mosi yang menyatakan wakil rakyat atau anggota parlemen percaya kepada kebijakan pemerintahan. Mosi kepercayaan biasa diajukan untuk menanggapi atau merespons mosi tidak percaya -- mosi yang biasa diajukan oposisi untuk menjatuhkan pemerintah yang berkuasa di parlemen.

Dalam konferensi pers pertama usai dilantik jadi PM Malaysia pekan lau, Anwar mengumumkan bahwa sidang parlemen atau Dewan Rakyat akan digelar 19 Desember mendatang dan mosi kepercayaan akan diajukan untuk mengakhiri pertanyaan soal legitimasi pemerintahannya.

"Saya ingin menjelaskan di sini bahwa kami telah menetapkan sidang parlemen pada 19 Desember, dan mosi pertama, selain saya mengambil sumpah saya, adalah mosi dari pemerintah untuk mosi kepercayaan," ujar Anwar seperti dilansir Malay Mail, pekan lalu.

"Jadi, bagi saya, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan legitimasi yang ada," sebutnya.

Simak video 'Tantangan Berat Anwar Ibrahim Pimpin Malaysia di Masa Sulit':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT