Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan di Depan Umum

ADVERTISEMENT

Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan di Depan Umum

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 12:47 WIB
Bom meledak di sekolah yang berada di lingkungan Syiah di Kabul, Afghanistan. Sedikitnya 6 orang tewas dan 11 lainnya terluka akibat dua ledakan bom di sekolah.
Ilustrasi -- Petempur Taliban berjaga di Afghanistan (dok. AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Kabul -

Taliban yang kini menguasai Afghanistan mengumumkan bahwa 19 orang dihukum cambuk di depan umum di wilayah timur laut negara itu pada bulan ini. Hukuman cambuk di depan umum itu menjadi penanda utama dan pertama dari Taliban yang menerapkan interpretasi ketat syariah Islam dalam peradilan pidana.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (22/11/2022), pengumuman itu disampaikan oleh Mahkamah Agung Taliban dalam pernyataannya pada Senin (21/11) waktu setempat. Terdapat sembilan wanita di antara 19 orang yang dihukum cambuk di depan umum itu.

"Setelah pertimbangan dan penyelidikan syariat yang ketat, masing-masing dari mereka dijatuhi hukuman 39 cambukan," sebut juru bicara Mahkamah Agung Taliban Mawlawi Enayatullah dalam pernyataannya.

Enayatullah menambahkan bahwa hukuman cambuk itu dilakukan di Provinsi Takhar pada 11 November lalu, setelah salat Jumat, atas perintah pengadilan provinsi.

Meski pun itu menjadi salah satu indikasi utama untuk hukuman fisik secara sistematis di bawah pemerintahan garis keras Taliban, belum jelas apakah hukuman semacam itu akan diberlakukan secara nasional di Afghanistan.

Bulan ini, pemimpin tertinggi Afghanistan Hibatullah Akhundzada bertemu dengan para hakim setempat dan mengatakan bahwa mereka harus melaksanakan hukuman yang konsisten dengan hukum syariat atau hukum agama.

Negara-negara lainnya mengawasi ketat rejam jejak Taliban terkait hak asasi manusia (HAM) dan hak perempuan sejak kelompok radikal itu kembali berkuasa lagi di Afghanistan sejak Agustus 2021, usai dua dekade melakukan pemberontakan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT