COVID-19 Ngegas Lagi, Beijing Cetak Rekor Kasus Harian

ADVERTISEMENT

COVID-19 Ngegas Lagi, Beijing Cetak Rekor Kasus Harian

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 12:10 WIB
People wearing face masks stand in line for their routine COVID-19 tests at a coronavirus testing site setup at a tunnel in the central business district of Beijing, Wednesday, Nov. 16, 2022. Chinese authorities locked down a major university in Beijing on Wednesday after finding one COVID-19 case as they stick to a
Ilustrasi -- Tes Corona massal di Beijing (dok. AP/Andy Wong)
Beijing -

Rekor baru untuk kasus virus Corona (COVID-19) tercetak di Beijing, ibu kota China, saat wabah penyakit pernapasan mematikan itu kembali marak. Lebih dari 28.000 kasus baru tercatat secara nasional, yang mendekati rekor kasus tertinggi sejak pandemi Corona merajalela.

Seperti dilansir AFP, Selasa (22/11/2022), otoritas kesehatan China melaporkan bahwa tambahan kasus Corona terbanyak ada di Provinsi Guangdong yang melaporkan lebih dari 16.000 kasus baru, dan kota Chongqing di Provinsi Sichuan yang melaporkan lebih dari 6.300 kasus baru.

Jumlah kasus Corona harian juga mengalami lonjakan di Beijing dalam beberapa hari terakhir, yakni bertambah lebih dari dua kali lipat, dari 621 kasus pada Minggu (20/11) menjadi 1.438 kasus pada Selasa (22/22) waktu setempat -- rekor terbaru untuk pandemi Corona di Beijing.

Pembatasan ketat pun kembali diberlakukan di ibu kota Beijing, dengan sekolah-sekolah diliburkan dan kembali ke kelas online, banyak restoran tutup sementara dan para pegawai dipaksa untuk kembali bekerja dari rumah (WFH).

Kematian pertama akibat Corona dalam enam bulan terakhir, atau sejak Mei lalu, dilaporkan pada akhir pekan lalu ketika tiga warga lanjut usia (lansia) di Beijing, yang memiliki penyakit bawaan, meninggal dunia setelah terinfeksi COVID-19.

Sementara Beijing sejauh ini menghindari lockdown Corona sepenuhnya, terdapat sejumlah lockdown singkat terhadap beberapa gedung setempat dan antrean panjang tes PCR karena adanya persyaratan wajib negatif Corona 24 jam untuk masuk ke sebagian besar ruang publik.

Pada akhir pekan, otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak melakukan perjalanan antar distrik. Pada Senin (21/11) waktu setempat, para pelancong yang masuk ke Beijing diwajibkan menjalani lebih banyak tes setelah tiba.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT