Ragam Analisis di Balik Absennya Putin di KTT G20 Bali

ADVERTISEMENT

Ragam Analisis di Balik Absennya Putin di KTT G20 Bali

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 06:03 WIB
Russian President Vladimir Putin chairs a meeting with members of the Security Council via a video conference call in Moscow, Russia, September 9, 2022. Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS/File Photo
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS/File Photo)
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin absen menghadiri KTT G20 yang berlangsung di Bali, Indonesia. Kehadiran Putin diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov.

Mengapa Putin tidak bisa menghadiri langsung KTT G20 Bali? Sejumlah pakar menduga alasan sebenarnya dari ketidakhadiran Putin adalah karena dia tak ingin dipermalukan lagi!

Dilansir kantor berita AFP, Senin (14/11/2022), terakhir kali Putin mendapati dirinya terisolasi di KTT G20 adalah pada tahun 2014 di Brisbane, Australia, segera setelah dia mencaplok Krimea. Saat itu, dia dijauhi oleh para pemimpin dunia lainnya sampai-sampai dia pun pergi lebih awal.

Delapan tahun kemudian, setelah meluncurkan invasi ke Ukraina pada Februari dan mengancam Barat dengan senjata nuklir, Putin memilih untuk melewatkan KTT G20 di Bali.

Menurut para pengamat, Kremlin berusaha untuk melindungi pemimpin Rusia berusia 70 tahun itu dari berbagai kecaman di Indonesia. Namun, ketidakhadiran Putin berisiko semakin mengisolasi negara yang telah dihantam deretan sanksi Barat tersebut.

Alexei Malashenko, kepala peneliti di Dialogue of Civilizations Institute, mengatakan bahwa Putin tidak ingin kembali dipermalukan di depan umum, mengingat bahwa pada KTT Brisbane pada tahun 2014, Putin ditempatkan di sisi paling ujung saat sesi foto bersama para pemimpin G20.

"Di KTT, Anda harus berbicara dengan orang-orang dan difoto," kata Malashenko.

"Dan dengan siapa dia akan berbicara dan bagaimana tepatnya dia akan difoto?" cetusnya.

Simak video 'Tak Hadir di KTT G20 Bali, Ini yang Dilakukan Putin':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT