Pidato di COP27, Joe Biden Sampaikan Komitmen AS Perangi Perubahan Iklim

ADVERTISEMENT

Pidato di COP27, Joe Biden Sampaikan Komitmen AS Perangi Perubahan Iklim

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 12 Nov 2022 05:02 WIB
WASHINGTON, DC - NOVEMBER 09: U.S. President Joe Biden takes questions from reporters, after he delivered remarks in the State Dining Room, at the White House on November 09, 2022 in Washington, DC. President Biden spoke about the mid term elections, control of house and senate in 2023, and the administrations achievements during the past two years of office.   Samuel Corum/Getty Images/AFP (Photo by Samuel Corum / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Joe Biden (Getty Images via AFP/SAMUEL CORUM).
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bicara pada konferensi perubahan iklim PBB ke 27 atau COP27 di Mesir. Dalam pidatonya itu, Biden menyampaikan komitmen untuk memerangi perubahan iklim.

Dilansir dari AFP, Sabtu (12/11/2022), Biden menyebut As berada di jalur yang tepat untuk memangkas emisi karbonnya. Selain itu, mendesak semua negara untuk meningkatkan upaya mereka sendiri untuk mencegah bencana pemanasan global.

Dalam konferensi itu, AS dan negara kaya lain, ditekan untuk menyediakan dana yang telah dijanjikan kepada negara-negara berkembang dalam usaha untuk melawan perubahan iklim.

Biden menggembar-gemborkan pengesahan paket pengeluaran besar-besaran senilai $369 miliar untuk menghijaukan ekonomi AS sebagai pencapaian yang akan "menggeser paradigma" untuk negaranya dan seluruh dunia.

"Krisis iklim adalah tentang keamanan manusia, keamanan ekonomi, keamanan lingkungan, keamanan nasional dan kehidupan planet ini," kata Biden.

Dalam kunjungan berjam-jam ke Mesir sebelum menuju ke Asia untuk KTT ASEAN dan G20, Biden mengatakan Amerika Serikat "akan memenuhi" tujuannya untuk mengurangi emisi 50-52 persen di bawah tingkat 2005 pada tahun 2030.

Dia juga mengumumkan rencana untuk meningkatkan upaya untuk mengurangi emisi metana - kontributor utama pemanasan global - dengan menutup kebocoran bahan bakar fosil. Kemudian mengharuskan perusahaan untuk bertindak atas kebocoran yang dilaporkan oleh pihak ketiga yang kredibel.

"Untuk membengkokkan kurva emisi secara permanen, setiap negara perlu melangkah. Pada pertemuan ini, kita harus memperbarui dan meningkatkan ambisi iklim kita," katanya.

"Amerika Serikat telah bertindak, setiap orang harus bertindak. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kepemimpinan global," kata Biden, yang pemerintahannya juga mengumumkan rencana untuk meminta kontraktor federal mengurangi emisi mereka sesuai dengan Perjanjian Paris.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT