LSM Soroti Iran Hukum Gantung Terdakwa yang Telah Meninggal

ADVERTISEMENT

LSM Soroti Iran Hukum Gantung Terdakwa yang Telah Meninggal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 08 Nov 2022 04:22 WIB
ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Jakarta -

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Iran menyoroti pihak berwenang yang tetap menerapkan hukuman gantung kepada terdakwa kasus narkoba yang telah meninggal dunia. Terdakwa diduga meninggal dalam konfrontasi petugas di dalam tahanan sebelum eksekusi mati.

Dilansir AFP, Selasa (8/11/2022), menurut Iran Human Rights (IHR), sebuah organisasi yang berbasis di Norwegia, pria bernama Nematullah Barahui digantung dengan pria lain yang juga dihukum karena pelanggaran narkoba di penjara Zahedan di tenggara provinsi Sistan-Baluchistan pada hari Minggu (6/11).

Sementara mengutip sumber-sumber lokal yang tidak disebutkan mengatakan bahwa dia terbunuh dalam pertengkaran dengan petugas sebelum eksekusi yang direncanakan. Pihak berwenang tetap menggantungnya untuk mencegah masalah hukum bagi penjaga penjara.

Situs berita Hal Vash, yang memantau peristiwa di Sistan-Baluchistan juga melaporkan bahwa Barahui terbunuh sebelum eksekusi yang dimaksud. Dilaporkan bahwa terpidana telah dibangunkan pada Minggu dini hari dan diberitahu bahwa dia akan dieksekusi.

Hal Vash melarpokan bahwa tersangka itu melawan dan kemudian dibunuh dengan dipukul di leher oleh petugas penjara 'dengan benda tajam.

Dia memiliki tiga anak perempuan tetapi keluarganya telah dicegah oleh otoritas penjara untuk bertemu dengannya selama bertahun-tahun.

Tidak ada konfirmasi dari pihak berwenang Iran. Eksekusi tersebut belum dilaporkan di media Iran seperti halnya dengan sebagian besar hukuman gantung di negara itu.

Menurut Amnesty International, eksekusi yang tercatat di Iran tahun lalu, setidaknya 314, lebih tinggi daripada di negara lain di seluruh dunia. Meskipun kelompok hak asasi ini mencatat data tersebut tidak tersedia untuk China, di mana mereka percaya eksekusi tahunan mencapai ribuan.

IHR mengatakan bahwa 462 orang telah dihukum mati di Iran sepanjang tahun ini.

Perwakilan dari orang-orang Sunni Baluch yang tinggal di Sistan-Baluchistan mengatakan jumlah yang tidak proporsional dari komunitas dieksekusi, dan mereka juga menderita diskriminasi secara keseluruhan.

IHR mencatat provinsi ini telah menjadi titik nyala utama akhir-akhir ini, dengan lebih dari 100 orang tewas oleh pasukan keamanan di Sistan-Baluchistan sejak 30 September.

Jumlah ini tidak termasuk mereka yang tewas oleh pasukan keamanan dalam protes yang lebih luas yang sedang berlangsung di negara itu sejak kematian wanita muda Kurdi Mahsa Amini setelah dia ditangkap oleh polisi moral yang ditakuti pada pertengahan September.

Lihat juga Video: Iran Bantu Rusia Serang Ukraina, Zelensky: Harus Dihukum!

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT