Pangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan Penyebabnya

ADVERTISEMENT

Pangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan Penyebabnya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Nov 2022 13:49 WIB
Pangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan Penyebabnya
Pangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan Penyebabnya | Foto: AP Photo
Jakarta -

Seorang Pangeran Arab Saudi dipenjara usai kembali ke negaranya sepulang kuliah di Amerika Serikat (AS). Pangeran yang dianggap saingan Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) ini, dilaporkan telah dihukum 30 tahun penjara oleh pengadilan Saudi.

Simak informasi tentang sosok pangeran Arab Saudi yang dipenjara 30 tahun beserta kronologi dan penyebabnya berikut ini.

Siapa Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara?

Seorang Pangeran Arab Saudi yang kuliah di Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah diadili dan dijebloskan ke penjara usai kembali ke negaranya. Sosok Pangeran Arab Saudi yang dipenjara ini adalah Pangeran Abdullah bin Faisal.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (7/11/2022), profil Pangeran Abdullah bin Faisal adalah mahasiswa pascasarjana di Northeastern University, Boston. Dia berasal dari salah satu cabang keluarga Kerajaan Saudi yang paling menjadi sasaran penahanan.

Pangeran Abdullah bin Faisal dianggap sebagai pengkritik sekaligus saingan sejak Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) mengonsolidasikan kekuasaan di bawah ayahnya, Raja Salman.

Menurut teman-temannya, Pangeran Abdullah jarang menyebutkan dirinya sebagai anggota keluarga Kerajaan Saudi. Pangeran berusia 31 tahun ini, juga menghindari bicara soal politik Saudi selama menempuh studi di AS. Dia disebut lebih memilih fokus pada studi, rencana karier dan kegemarannya pada sepak bola.

Pangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan PenyebabnyaPangeran Arab Dipenjara 30 Tahun Sepulang dari AS: Kronologi dan Penyebabnya | Foto: AP Photo

Kronologi Pangeran Arab Saudi Dipenjara Usai dari AS

Awal mula Pangeran Abdullah bin Faisal dijatuhi hukuman 30 tahun penjara itu bermula dari percakapan telepon. Pangeran Abdullah diketahui jarang membahas tentang politik Saudi hingga setelah seorang Pangeran Saudi lainnya (tidak disebut namanya, hanya disebutkan sebagai sepupu Pangeran Abdullah) dipenjara di Saudi, Pangeran Abdullah membahas hal itu.

Hal tersebut dibahas Pangeran Abdullah dengan kerabat-kerabatnya melalui sejumlah percakapan telepon yang dilakukannya dari AS. Percakapan telepon itu dibongkar oleh para pejabat Saudi, yang entah bagaimana bisa menyadapnya. Saat Pangeran Abdullah pulang dari AS dan kembali ke Saudi, dia dijebloskan ke penjara karena percakapan-percakapan telepon itu.

Menurut keterangan teman-temannya, otoritas Saudi menahan Pangeran Abdullah bin Faisal pada tahun 2020 ketika dia kembali ke negaranya, dengan tiket penerbangan yang disediakan pemerintah untuk kuliah dari jarak jauh selama pandemi COVID-19.

Penyebab Pangeran Arab Saudi Dipenjara 30 Tahun

Pangeran Abdullah bin Faisal kemudian dijatuhi hukuman 20 tahun penjara oleh Pengadilan Saudi dan dilarang untuk bepergian selama 20 tahun ke depan. Pada Agustus lalu, pengadilan Saudi memperpanjang masa hukuman penjara menjadi 30 tahun.

Dilaporkan bahwa penyebab Pangeran Abdullah dipenjara karena otoritas Saudi menuduhnya melakukan tindakan untuk mendestabilisasi kerajaan, mengganggu persatuan sosial dan mendukung musuh-musuh kerajaan.

Dalam hal ini, Pangeran Abdullah bin Faisal diadili oleh Kerajaan Saudi dengan undang-undang (UU) terorisme dan kejahatan siber (dalam kasus melibatkan komunikasi telepon atau komputer) untuk menjatuhkan hukuman berat.

(wia/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT