Profil Pangeran Arab Saudi yang Dibui 30 Tahun, Dianggap Pesaing MBS

ADVERTISEMENT

Profil Pangeran Arab Saudi yang Dibui 30 Tahun, Dianggap Pesaing MBS

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Nov 2022 12:49 WIB
Prince Abdullah bin Faisal al Saud wears cap and gown for his undergraduate graduation from Northeastern University in Boston, in 2018. Tough prison sentences that Saudi Arabia has handed the Saudi student and a Saudi-American citizen suggest Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman is maintaining or escalating a crackdown on Saudi dissidents in the West, Saudi exiles and rights groups say. The Saudi prince who was attending graduate school in Boston is the latest person targeted as part of what the FBI and others say is Saudi Arabias crackdown on Saudis in the United States. (AP Photo)
Pangeran Abdullan bin Faisal al Saud (AP Photo)
Washington DC -

Pangeran Abdullah bin Faisal al Saud dijatuhi hukuman 30 tahun penjara oleh pengadilan Arab Saudi saat kembali dari kuliahnya di Amerika Serikat (AS). Sosok Pangeran Abdullah yang tidak terlalu menonjol ini, dianggap sebagai saingan Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammad bin Salman (MBS).

Seperti dilansir Associated Press, Senin (7/11/2022), Pangeran Abdullah yang kini berusia 31 tahun berasal dari salah satu cabang keluarga Kerajaan Saudi yang paling menjadi sasaran penahanan, karena dianggap sebagai pengkritik atau saingan sejak MBS mengkonsolidasikan kekuasaan di bawah ayahnya, Raja Salman.

Dia juga diketahui merupakan mahasiswa pascasarjana pada Northeastern University di Boston, AS. Sebuah foto dari seremoni kelulusan sarjana Northeastern University tahun 2018 lalu menunjukkan Pangeran Abdullah mengenakan topi dan jubah toga dengan wajah berseri-seri.

Sosok Pangeran Abdullah, menurut teman-temannya, jarang menyebutkan dirinya sebagai anggota keluarga Kerajaan Saudi. Dia juga disebut menghindari bicara soal politik Saudi dan lebih memilih fokus pada studinya, rencana kariernya serta kegemarannya pada sepak bola.

Keterangan teman-temannya menyebut Pangeran Abdullah ditahan oleh otoritas Saudi saat pulang ke negaranya tahun 2020 lalu. Disebutkan bahwa Pangeran Abdullah kembali ke Saudi dengan tiket penerbangan yang disediakan pemerintah untuk kuliah dari jarak jauh selama pandemi virus Corona (COVID-19).

Associated Press mendapatkan dokumen pengadilan yang merinci kasus Pangeran Abdullah ini. Disebutkan bahwa pengadilan Saudi awalnya menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara terhadap Pangeran Abdullah dan menerapkan larangan bepergian selama 20 tahun ke depan.

Namun pada Agustus lalu, pengadilan Saudi memperberat masa hukumannya menjadi 30 tahun penjara -- menambahkan vonis 10 tahun penjara.

Lihat juga Video: Biden Temui Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman, Bahas Apa?

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT