Bolsonaro Kalah Pilpres, Pendukungnya Demo Minta Militer Turun Tangan

ADVERTISEMENT

Bolsonaro Kalah Pilpres, Pendukungnya Demo Minta Militer Turun Tangan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 10:40 WIB
BRASILIA, BRAZIL - OCT 31 - Supporters of Brazils President Jair Bolsonaro gather as they block highway BR-060 during a protest against President-elect Luiz Inacio Lula da Silva who won a third term following the presidential election run-off, in Abadiania, Brazil, October 31, 2022. (Photo by Mateus Bonomi/Anadolu Agency via Getty Images)
demonstran pendukung Jair Bolsonaro memblokir jalan-jalan (Foto: Mateus Bonomi/Getty Images)
Jakarta -

Puluhan ribu orang menggelar aksi demo di kota-kota di Brasil pada Rabu (2/11) waktu setempat setelah kekalahan petahana Jair Bolsonaro melawan Luiz Inácio Lula da Silva dalam pemilihan presiden (pilpres). Warga yang marah, tak terima dengan kekalahan Bolsonaro tersebut, berkumpul di luar pangkalan militer di seluruh negeri untuk meminta militer turun tangan. Massa juga memblokir jalan-jalan sebagai bentuk protes mereka.

Dilansir The New York Times, Kamis (3/11/2022), menurut para pendukung Bolsonaro tersebut, aksi mereka adalah untuk menyelamatkan demokrasi Brasil dari pemilihan yang curang, dan hanya ada satu cara untuk melakukannya: Angkatan bersenjata perlu mengendalikan pemerintah.

Sehari sebelumnya, presiden sayap kanan, Jair Bolsonaro, dengan enggan menyetujui pemindahan kekuasaan setelah memilih diam selama 45 jam menyusul kekalahannya dari mantan pemimpin sayap kiri, Lula da Silva.

"Saya tidak begitu memahaminya, tetapi mereka harus campur tangan dan mengadakan pemilihan baru," kata Andrea Vaz (51), salah satu demonstran pendukung Bolsonaro. "Kami melihat berbagai video. Orang-orang memberikan uang, membeli suara," tambahnya. "Ada buktinya," cetusnya.

Tetapi beberapa pengunjuk rasa memiliki tuntutan yang lebih jelas dan lebih drastis, yang beredar di grup WhatsApp dan Telegram: Militer harus menguasai jalan-jalan, Kongres dan Mahkamah Agung harus dibubarkan, dan presiden Bolsonaro harus tetap berkuasa, setidaknya sampai pemilu baru dapat diselenggarakan.

Sebelumnya, Bolsonaro, dalam pidato dua menit pada hari Selasa (1/11) di mana dia tidak mengakui kekalahannya, mengatakan dia mendukung protes damai yang diilhami oleh "perasaan ketidakadilan dalam proses pemilihan."

Banyak pendukungnya melihat itu sebagai tanda persetujuan untuk aksi demo. "Apa yang dia katakan kemarin, itu memberi saya lebih banyak energi untuk datang," kata Larissa Oliveira da Silva (22), yang ikut berunjuk rasa. "Setelah komentarnya itu, saya melihat bahwa dia ada di pihak kami," imbuhnya.

Simak video 'Pidato Perdana Jair Bolsonaro Usai Hasil Pilpres Brasil Diumumkan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT