Geger Pembantaian Puluhan Orang, PM Thailand Perintahkan Penyelidikan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 17:31 WIB
PM Thailand Prayut Chan-o-Cha (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-O-Cha memerintahkan penyelidikan segera setelah seorang mantan perwira polisi membunuh lebih dari 30 orang, sebagian besar anak-anak, dalam pembantaian di sebuah tempat penitipan anak-anak.

"Mengenai insiden mengerikan ini... Saya ingin menyampaikan kesedihan dan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga korban tewas dan terluka," tulis Prayut di halaman Facebook resminya, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/10/2022).

PM Thailand itu menambahkan bahwa dia telah mengatakan kepada kepala polisi nasional untuk "mempercepat investigasi".

Pelaku pembantaian ini, seorang mantan perwira polisi yang menyerbu tempat penitipan anak itu dan menewaskan 32 orang, termasuk 23 anak-anak.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/10/2022), kepolisian Thailand mengatakan, penyerang bersenjatakan senapan, pistol dan pisau tersebut melepaskan tembakan ke pusat penitipan anak di distrik Uthaisawan Na Klang, provinsi Nong Bua Lam Phu pada Kamis (6/10) sekitar pukul 12:30 waktu setempat, sebelum melarikan diri dari tempat kejadian dengan sebuah kendaraan.

Kolonel polisi Jakkapat Vijitraithaya, dari provinsi tempat serangan itu terjadi, mengidentifikasi pria bersenjata itu sebagai Panya Khamrab, seorang letnan kolonel polisi yang dipecat dari kepolisian tahun lalu karena penggunaan narkoba.

Dia mengatakan, pelaku penembakan massal itu pergi ke rumahnya dan membunuh istri dan anaknya usai membantai para korban di tempat penitipan anak. Setelah itu dia bunuh diri.




(ita/ita)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork