Balas Latihan Militer AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal Balistik Lagi!

ADVERTISEMENT

Balas Latihan Militer AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal Balistik Lagi!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 09:39 WIB
FILE - This undated photo distributed on Sept. 16, 2017, by the North Korean government shows what was said to be the test launch of an intermediate range Hwasong-12 in North Korea. North Korea on Tuesday, Oct. 4, 2022 fired an intermediate-range ballistic missile over Japan for the first time in five years. Japanese Defense Minister Yasukazu Hamada said one launched Tuesday could be the same as the Hwasong-12 missile that North has fired four times in the past. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File)
Ilustrasi rudal Hwasong milik Korea Utara (Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File)
Jakarta -

Korea Utara (Korut) kembali menembakkan dua rudal balistik ke laut pada hari Kamis (6/10), sebagai balasan atas peluncuran rudal yang dilakukan dalam latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Ketika Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa bertemu untuk membahas peluncuran rudal balistik jarak menengah Pyongyang pada hari Selasa lalu di atas wilayah Jepang, Korea Utara menyalahkan Washington karena "meningkatkan ketegangan militer di semenanjung Korea".

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/10/2022), Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan, peluncuran rudal ini adalah "tindakan balasan yang adil dari Tentara Rakyat Korea terhadap latihan bersama Korea Selatan-AS."

Pada Kamis pagi waktu setempat, militer Korea Selatan mengatakan telah mendeteksi dua rudal balistik jarak pendek yang diluncurkan dari daerah Samsok di Pyongyang menuju Laut Timur, juga dikenal sebagai Laut Jepang.

"Militer kami telah memperkuat pemantauan dan pengawasan dan mempertahankan kesiapan maksimal dalam koordinasi dengan Amerika Serikat," kata Kepala Staf Gabungan Seoul dalam sebuah pernyataan.

Otoritas penjaga pantai Jepang juga mengkonfirmasi peluncuran dua rudal balistik tersebut. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan kepada wartawan bahwa serentetan uji coba Korut baru-baru ini "tidak dapat diterima".

Rudal pertama terbang sekitar 350 kilometer (217 mil) pada ketinggian maksimum sekitar 100 kilometer, sedangkan rudal kedua memiliki jangkauan terbang sekitar 800 kilometer pada ketinggian sekitar 50 kilometer, menurut Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada.

"Terlepas dari tujuannya, peluncuran rudal balistik Korea Utara yang berulang tidak dapat ditoleransi," kata Hamada kepada wartawan.

"Kita tidak dapat mengabaikan peningkatan signifikan dari teknologi rudalnya," ujarnya.

Simak Video: AS Respons Rudal Korut: Kalau Harus Melawan, Kita Siap!

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT