Hillary Clinton Disebut Akan Maju Capres 2024, Tantang Biden

ADVERTISEMENT

Hillary Clinton Disebut Akan Maju Capres 2024, Tantang Biden

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 16:17 WIB
WASHINGTON, DC - MARCH 08:  Former U.S. Secretary of State Hillary Clinton speaks during the Vital Voices Global Leadership Awards at the The John F. Kennedy Center for the Performing Arts on March 8, 2017 in Washington, DC. Former Secretary of State Hillary Clinton addressed the 16th annual Global Leadership Awards on International Womens Day.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Hillary Clinton (dok. Getty Images)
Washington DC -

Hillary Clinton, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) dan mantan Ibu Negara AS, dilaporkan akan mencalonkan diri dalam pilpres tahun 2024 mendatang. Hillary disebut akan maju dengan mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Joe Biden, terutama 'perbatasan terbuka'.

Seperti dilansir New York Post, Senin (3/10/2022), informasi itu diungkapkan oleh konsultan politik veteran Dick Morris, yang juga mantan penasihat Bill Clinton -- mantan Presiden AS yang juga suami Hillary -- dalam wawancara dengan acara radio WABC 770 AM yang disiarkan pada Minggu (2/10) waktu setempat.

Diungkapkan Morris bahwa Hillary mempersiapkan diri untuk maju sebagai pilihan 'moderat' untuk Partai Demokrat dalam dua tahun ini, yang nantinya akan menjadi kesempatan ketiganya maju capres AS.

"Saya melihat semakin banyak tanda bahwa Hillary akan mencalonkan diri," tutur Morris kepada pembaca acara radio WABC 770 AM, John Catsimatidis, sembari menekankan Hillary berkomentar bahwa warga AS 'tidak percaya pada perbatasan terbuka'.

"Ini semua adalah sinyal bahwa dia akan menjadi calon presiden yang moderat. Dia akan mengatakan setelah pemilu, 'Lihat, aliran kiri telah merugikan kita di DPR dan Senat. Jika kita tetap dengan capres sayap kiri tahun 2024, kita akan kehilangan Gedung Putih. Saya satu-satunya yang akan menyerang ke tengah dan memberi kita kesempatan untuk menang'," sebut Morris menggambarkan apa yang mungkin dikatakan Hillary.

Lebih lanjut, Morris mengatakan dirinya mengetahui strategi yang digunakan Hillary nantinya 'karena itu strategi yang saya rancang untuk Bill Clinton tahun 1992' ketika dia memenangkan pencalonan Partai Demokrat.

"Hillary baru saja membersihkan debu pada buku pedoman Bill yang saya tulis untuk Bill dan menerapkannya sendiri tahun ini," sebut Morris.

Belum ada tanggapan resmi dari Hillary soal pernyataan Morris tersebut.

Tonton juga Video: Kota Pesisir di Florida Terendam Banjir Akibat Badai Ian

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT