Rusia Akan Caplok Wilayah Ukraina, Barat Siapkan Sanksi Baru!

ADVERTISEMENT

Rusia Akan Caplok Wilayah Ukraina, Barat Siapkan Sanksi Baru!

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 16:41 WIB
People visit a polling station located in the Don State Technical University on the second day of a referendum on the joining of Russian-controlled regions of Ukraine to Russia, in Rostov-on-Don, Russia September 24, 2022. A vote at the polling station was held for residents of the self-proclaimed Donetsk (DPR) and Lugansk Peoples Republics (LPR) - the Russian-controlled regions of Ukraine. REUTERS/Sergei Pivovarov
Referendum pro-Rusia digelar di empat wilayah Ukraina, sebelum Kremlin mengumumkan pencaplokan wilayah-wilayah tersebut (dok. REUTERS/Sergey Pivovarov)
Washington DC -

Rusia bersiap mencaplok wilayah-wilayah Ukraina yang didudukinya dalam beberapa hari ke depan, usai hasil referendum yang penuh kecaman diklaim menunjukkan dukungan luar biasa untuk Moskow. Negara-negara Barat mempersiapkan rentetan sanksi baru jika Rusia benar-benar mencaplok wilayah Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (29/9/2022), sebuah panggung dengan layar video raksasa telah dipersiapkan di Lapangan Merah, Moskow, dengan papan iklan bertuliskan 'Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, Kherson - Rusia!' terpampang di sana.

Kepala majelis tinggi parlemen Rusia menyatakan pihaknya bisa mempertimbangkan penggabungan empat wilayah Ukraina itu pada 4 Oktober, atau tiga hari sebelum ulang tahun ke-70 Presiden Vladimir Putin.

Para pejabat yang ditunjuk Rusia di empat wilayah Ukraina itu telah secara resmi meminta Putin untuk menganeksasi keempat wilayah itu ke dalam Federasi Rusia, yang disebut para pejabat Moskow sebagai formalitas.

"Ini seharusnya terjadi dalam waktu seminggu," tutur Duta Besar Rusia untuk Republik Rakyat Luhansk, Rodion Miroshnik, kepada kantor berita RIA.

"Hal utama telah terjadi -- referendum telah digelar. Oleh karena itu, katakanlah: lokomotif sudah mulai bergerak dan tidak mungkin dihentikan," sebutnya.

Untuk mencaplok wilayah-wilayah yang mewakili sekitar 15 persen dari total wilayah Ukraina itu, dibutuhkan semacam perjanjian yang akan diratifikasi oleh parlemen Rusia, yang dikuasai sekutu-sekutu Putin. Wilayah-wilayah itu kemudian akan dianggap sebagai bagian dari Rusia dan payung nuklir akan meluas ke sana.

Putin sebelumnya memperingatkan akan menggunakan senjata nuklir untuk melindungi wilayah Rusia dari serangan.

Simak video 'Hasil Pemilu 4 Wilayah Ukraina Pilih Gabung Rusia, Zelensky Geram':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT