Warga Rusia Ramai-ramai Kabur: Untuk Apa Kami Pergi ke Ukraina?

ADVERTISEMENT

Warga Rusia Ramai-ramai Kabur: Untuk Apa Kami Pergi ke Ukraina?

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 10:41 WIB
Travellers from Russia cross the border to Georgia at the Zemo Larsi/Verkhny Lars station, Georgia September 26, 2022. REUTERS/Irakli Gedenidze
ilustrasi warga Rusia kabur ke negara-negara tetangga (Foto: REUTERS/Irakli Gedenidze)
Jakarta -

Mongolia termasuk di antara negara-negara yang dituju warga Rusia yang melarikan diri untuk menghindari wajib militer ke Ukraina. Sejauh ini, ribuan warga Rusia telah kabur ke Mongolia melintasi perbatasan utara.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Rabu (28/9/2022), untuk masuk ke Mongolia, warga Rusia terpaksa mengantri berjam-jam di perbatasan di Kyakhta di provinsi Buryatia. Namun, mereka mengatakan tidak punya banyak pilihan setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan "mobilisasi parsial" sebanyak 300.000 tentara yang bertujuan untuk memukul mundur serangan balasan di wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.

"Negara saya telah memulai mobilisasi parsial dan saya pikir itu berdampak negatif pada masyarakat," kata seorang warga Rusia yang tak mau disebutkan namanya. "Kami menunggu sangat lama di sisi perbatasan Rusia - sekitar 16 jam," ujarnya.

Warga Rusia lainnya yang baru tiba di Mongolia, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Aleksey, mengatakan dia menyeberang ke Mongolia akhir pekan lalu, meninggalkan istri dan tiga anaknya. Dia tiba di perbatasan larut malam dengan bus wisata yang penuh dengan para pemuda Rusia lainnya.

"Ada banyak anak muda, banyak orang yang mencoba menjauh dari Putin," katanya.

Aleksey, seorang pekerja konstruksi, berencana untuk tinggal di Mongolia sampai situasi di Rusia membaik. Pria berumur 40 tahun itu mengatakan dia akan melakukan apa pun untuk menghindari perang.

"Kami tidak takut, tetapi mengapa kami harus bertarung di Ukraina, mengapa?" dia bertanya. "Jika negara lain akan menyerang Rusia, kami akan berjuang untuk negara kami. Tapi mengapa kami pergi ke Ukraina? Untuk apa?" cetusnya.

Meskipun warga Mongolia telah berdemonstrasi menentang invasi Rusia ke Ukraina, pemerintahnya sendiri tetap bersikap netral.

Simak juga 'Penampakan Warga Rusia Berbondong-bondong Kabur ke Kazakhstan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT