Pemimpin Spiritual Ikhwanul Muslimin Meninggal pada Usia 96 Tahun

ADVERTISEMENT

Pemimpin Spiritual Ikhwanul Muslimin Meninggal pada Usia 96 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 11:11 WIB
KONYA, TURKEY - AUGUST 03: Chairman of the International Union of Muslim Scholars, Yusuf al-Qaradawi attends the International Union of Muslim Scholars (IUMS) Meeting, held with the participation of 63 scholars from 25 countries, in Konya, Turkey on August 03, 2016.  (Photo by Orhan Akkanat/Anadolu Agency/Getty Images)
Yusuf al-Qaradawi (Foto: Getty Images/Anadolu Agency)
Jakarta -

Yusuf al-Qaradawi, pemimpin spiritual dari gerakan Ikhwanul Muslimin yang dilarang di Mesir, telah meninggal pada usia 96 tahun.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (27/9/2022), Qaradawi telah dipenjara beberapa kali di negara asalnya Mesir karena kaitannya dengan Ikhwanul Muslimin. Ulama terkemuka itu dinaturalisasi sebagai warga negara Qatar, tempat dia tinggal sejak 1961.

"Imam Yusuf al-Qaradawi telah meninggal setelah mendedikasikan hidupnya untuk membuat Islam dikenal dan membela komunitasnya," demikian bunyi tweet di akun resmi Twitternya pada Senin (26/9) waktu setempat. Postingan itu tidak memberikan rincian tentang penyebab kematiannya.

Didirikan pada tahun 1928, Ikhwanul memantapkan dirinya pada pertengahan abad ke-20 sebagai gerakan oposisi utama di Mesir, serta di negara-negara lain di kawasan itu.

Pemerintah Mesir memasukkan gerakan itu ke daftar hitam sebagai organisasi "teroris" pada 2013. Sejak itu, otoritas Mesir memenjarakan ribuan anggota dan pendukungnya serta mengeksekusi puluhan orang di antaranya.

Kelompok Ikhwanul secara konsisten membantah adanya kaitan dengan kekerasan.

Putri Qaradawi, Ola, telah ditahan di Mesir selama empat setengah tahun karena kaitannya dengan Ikhwanul Muslimin. Dia dibebaskan tahun lalu tetapi masih menghadapi dakwaan.

Simak juga 'Penyebab Kebakaran di Gereja Mesir yang Tewaskan 40 Orang Masih Diselidiki':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT