Saat PM Israel Dukung Pembentukan Negara Palestina

ADVERTISEMENT

Saat PM Israel Dukung Pembentukan Negara Palestina

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 07:21 WIB
Prime Minister Yair Lapid at Nevatim airbase in southern Israel, September 6, 2022. (Video screenshot/GPO)
Yair Lapid (Foto: Video screenshot/GPO via The Times of Israel)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid menegaskan dukungan untuk pembentukan negara Palestina yang 'damai'. Yair Lapid lantas dihujani kritikan di dalam negeri terkait sikapnya tersebut.

Dukungan untuk pembentukan negara Palestina yang 'damai' ini disampaikan Yair Lapid saat berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Salah satu kritikan datang dari mantan PM Israel Benjamin Netanyahu.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (24/9/2022), pidato Lapid dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (22/9). Hal ini disampaikan menjelang pemilu Israel pada 1 November mendatang, yang bisa melengserkan Lapid dan melihat kembalinya Netanyahu, rival politiknya.

Dalam pidatonya, Lapid menegaskan kembali posisi yang dipegangnya sejak lama bahwa solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina selama bertahun-tahun menjadi kepentingan Israel. Gagasan itu memudar selama masa jabatan Netanyahu tahun 2009-2021 sebagai PM Israel.

Dalam pidatonya, Lapid menyebut meskipun terdapat 'hambatan' namun 'kesepakatan dengan Palestina, berdasarkan dua negara untuk dua bangsa, adalah hal yang tepat untuk keamanan Israel, untuk ekonomi Israel dan untuk masa depan anak-anak kita'.

Lapid berpendapat bahwa sebagian besar warga Israel mendukung solusi dua negara. "Dan saya salah satunya," ucapnya.

"Kami hanya memiliki satu syarat: bahwa negara Palestina di masa depan harus damai," cetus Lapid, tanpa menyerukan dimulainya kembali perundingan damai.

Simak halaman selanjutnya


Saksikan juga Sudut Pandang: Tidak Ada Gereja di Kota Baja

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT