Korsel Deteksi Persiapan Korut Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

ADVERTISEMENT

Korsel Deteksi Persiapan Korut Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 18:37 WIB
This photo provided by the North Korean government shows a ballistic missile launched from a submarine Tuesday, Oct. 19, 2021, in North Korea. North Korea announced Wednesday, Oct. 20, 2021 that it had tested a newly developed missile designed to be launched from a submarine, the first such weapons test in two years and one it says will bolster its military’s underwater operational capability. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads: KCNA which is the abbreviation for Korean Central News Agency. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Momen peluncuran rudal balistik Korut dari kapal selam tahun 2021 lalu (dok. Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Seoul -

Militer Korea Selatan (Korsel) mendeteksi tanda-tanda yang menunjukkan Korea Utara (Korut) sedang bersiap menguji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM). Laporan ini diungkapkan beberapa hari sebelum Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris mengunjungi kawasan Asia Timur.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (24/9/2022), laporan kantor berita Korsel, Yonhap, yang mengutip sumber militer Korsel menyebut pihak militer mendeteksi aktivitas persiapan minggu ini di Sinpo, Provinsi Hamgyong Selatan, Korut.

Laporan itu sejalan dengan laporan forum think tank yang berbasis di AS yang dirilis pekan ini dengan mengutip citra satelit komersial.

Kantor kepresidenan Korsel dalam pernyataannya pada Sabtu (24/9) waktu setempat, menyebut Presiden Yoon Suk-yeol telah mengetahui tanda-tanda itu dan pergerakan yang menunjukkan provokasi Korut, termasuk SLBM.

Harris dijadwalkan mengunjungi kawasan Asia Timur pekan depan dan bertemu dengan pemimpin Jepang juga Korsel.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS, yang enggan disebut namanya, menyatakan bahwa uji coba nuklir atau provokasi lainnya mungkin terjadi saat Harris mengunjungi kawasan tersebut.

Pada Jumat (23/9) waku setempat, sebuah kapal induk AS USS Ronald Reagan berlabuh di Korsel untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Kapal induk AS itu bergabung dengan kapal-kapal militer lainnya dalam latihan gabungan dengan militer Korsel.

Korut diketahui sebelumnya selalu mengecam pengerahan militer AS dan latihan gabungan semacam itu sebagai latihan untuk perang dan bukti kebijakan bermusuhan dari Washington DC dan Seoul.

(nvc/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT