ADVERTISEMENT

Kapal Perang AS-Kanada Berlayar di Selat Taiwan, China Geram!

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 11:05 WIB
The USS Higgins is docked in the northern Israeli city of Haifa September 6, 2009. The destroyer is one of 18 American ships deployed globally with Aegis interceptor systems capable of blowing up ballistic missiles above the atmosphere. REUTERS/Baz Ratner/File Photo
Kapal perang AS, USS Higgins (REUTERS/Baz Ratner/File Photo)
Washington DC -

Kapal perang Amerika Serikat (AS) dan Kanada berlayar melintasi perairan Selat Taiwan di tengah ketegangan yang semakin meningkat antara Beijing dan Taipei. Aktivitas yang disebut transit rutin itu menuai kecaman dari pemerintah China.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (21/9/2022), beberapa tahun terakhir, kapal-kapal perang AS, dan terkadang dari negara-negara sekutu seperti Inggris dan Kanada, melakukan pelayaran secara rutin melintasi perairan Selat Taiwan. Aktivitas itu memicu kemarahan China, yang bersikeras mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Angkatan Laut AS dalam pernyataannya menyebut USS Higgins, sebuah kapal penghancur rudal jelajah kelas Arleigh Burke milik AS dan HMCS Vancouver, sebuah kapal frigate kelas Halifax milik Kanada, melakukan transit di koridor Selat Taiwan yang berada di luar perairan teritorial dari negara manapun.

"Kerja sama seperti ini merupakan inti dari pendekatan kami untuk kawasan yang aman dan makmur," demikian pernyataan Angkatan Laut AS.

Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand, secara terpisah menyatakan negaranya, sebagai negara Pasifik, sangat berkomitmen untuk menegakkan stabilitas dan kemakmuran global di kawasan Indo-Pasifik.

"Transit rutin hari ini di Selat Taiwan menunjukkan komitmen kami terhadap Indo-Pasifik yang bebas, terbuka dan inklusif," tegas Anand dalam pernyataannya.

Reaksi keras diberikan oleh China, dengan Komando Zona Timur pada Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China menyatakan pasukannya memantau pergerakan kapal-kapal perang asing itu dan 'memperingatkan mereka'.

"Pasukan selalu waspada tinggi, dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi, dan dengan tegas membela kedaulatan nasional dan integritas wilayah," demikian pernyataan Komando Zona Timur PLA.

Simak juga 'Biden Yakin Militer China Tak Berani Macam-macam di Sekitar Taiwan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT