Camilla Bicara Perdana Sebagai Permaisuri, Puji Peran Ratu Elizabeth II

ADVERTISEMENT

Camilla Bicara Perdana Sebagai Permaisuri, Puji Peran Ratu Elizabeth II

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 18 Sep 2022 10:25 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 10: Camilla, Queen Consort meets well-wishers as she returns to Clarence House from Buckingham Palace along the Mall during a impromptu walkabout following the death of Queen Elizabeth II on September 10, 2022 in London, United Kingdom. His Majesty The King is proclaimed at the Accession Council in the State Apartments of St Jamess Palace, London. The Accession Council, attended by Privy Councillors, is divided into two parts. In part I, the Privy Council, without The King present, proclaims the Sovereign and part II where The King holds the first meeting of His Majestys Privy Council. The Accession Council is followed by the first public reading of the Principal Proclamation read from the balcony overlooking Friary Court at St Jamess Palace. The Proclamation is read by the Garter King of Arms, accompanied by the Earl Marshal, other Officers of Arms and the Serjeants-at-Arms. (Photo by Victoria Jones - WPA Pool/Getty Images)
Permaisuri Camilla, Istri Raja Charles (Foto: Getty Images/WPA Pool)
Jakarta -

Permaisuri baru Inggris, Camilla, memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II. Camillia memuji Ratu Elizabeth II atas perannya sebagai pemimpin perempuan di tengah dunia yang didominasi pria.

Dilansir AFP, Minggu (18/9/2022) hal ini merupakan pernyataan publik pertama Camilla semenjak kematian Ratu Elizabeth II. Pernyataan ini diketahui telah direkam sebelumnya dan disiarkan sebelum mengheningkan cipta secara nasional pada Minggu (18/9) jam 8 malam waktu setempat.

Camilla menilai "sangat sulit" bagi Ratu saat pertama kali menerima takhta pada tahun 1951 saat Ratu Elizabeth berusia 25 tahun.

"Dia telah menjadi bagian dari hidup kami selamanya. Saya berusia 75 tahun sekarang dan saya tidak dapat mengingat siapa pun kecuali Ratu yang ada di sana," kata Camilla.

"Pasti sangat sulit baginya menjadi perempuan sendirian. Tidak ada perdana menteri atau presiden wanita. Dia adalah satu-satunya jadi saya pikir dia mengukir perannya sendiri," tutur Camilla.

Camilla juga mengenang mertuanya tersebut. Camilla mengatakan Ratu Elizabeth memiliki mata yang indah dan akan terus mengingat senyumnya.

"Dia memiliki mata biru yang indah, bahwa ketika dia tersenyum mereka menerangi seluruh wajahnya. Aku akan selalu mengingat senyumnya. Senyum itu tak terlupakan," tuturnya.

Disebutkan, dalam perayaan 70 tahun kepemimpinan atas Kerajaan Inggris pada Februari lalu, Ratu Elizabeth mengakhiri perdebatan soal bagaimana Camilla akan dikenal ketika Charles menjadi raja.

Penguasa Kerajaan Inggris kala itu mengatakan bahwa ia "secara tulus mengharapkan" Camilla akan dikenal sebagai Permaisuri, "saat Camilla melanjutkan pengabdiannya yang setia".

Camilla diketahui akan secara bertahap mengambil peran untuk melayani publik Inggris sebagai bagian dari keluarga Kerajaan Inggris setelah bertahun-tahun menerima penolakan dari rakyat.

Simak juga Video: Antrean Membeludak Warga yang Ingin Melayat Ratu Elizabeth II

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT