Terjadi Lagi, Sekutu Putin Tewas Misterius Saat Kunjungan Bisnis

ADVERTISEMENT

Terjadi Lagi, Sekutu Putin Tewas Misterius Saat Kunjungan Bisnis

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Sep 2022 12:09 WIB
Russian President Vladimir Putin attends a press conference after his meeting with Indonesias counterpart the Kremlin in Moscow on June 30, 2022. (Photo by Alexander Zemlianichenko / POOL / AFP) (Photo by ALEXANDER ZEMLIANICHENKO/POOL/AFP via Getty Images)
Presiden Rusia Vladimir Putin (dok. POOL/AFP via Getty Images/ALEXANDER ZEMLIANICHENKO)
Moskow -

Satu lagi sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan tewas misterius. Pemimpin redaksi surat kabar Komsomolskaya Pravda yang pro-Kremlin dilaporkan meninggal dunia saat melakukan kunjungan bisnis di wilayah timur jauh Rusia.

Seperti dilansir Newsweek dan Daily Mail, Kamis (15/9/2022), Vladimir Nikolayevich Sungorkin (68) disebut meninggal akibat 'stroke' saat tengah melakukan kunjungan bisnis ke Khabarovsk di wilayah timur jauh Rusia. Dia disebut menunjukkan tanda-tanda 'sesak napas' saat meninggal pada Rabu (14/9) waktu setempat.

Dilaporkan bahwa Sungorkin pergi ke Khabarovsk bersama rekan-rekan kerjanya dari surat kabar Pravda, sebelum pulang kembali ke Moskow ketika dia tiba-tiba jatuh pingsan.

Salah satu rekan kerjanya, Leonid Zakharov, menjelaskan bahwa tiga menit kemudian, Sungorkin mulai mengalami sesak napas dan rekan kerjanya membawanya keluar untuk menghirup udara segar.

Dituturkan Zakharov bahwa tidak ada yang bisa menyelamatkan Sungorkin dan dia pun meninggal dunia. Dokter yang awalnya memeriksa Sungorkin menyimpulkan dia meninggal akibat stroke.

Informasi serupa diungkapkan oleh seorang kolumnis surat kabar Pravda, Alexander Gamov, kepada kantor berita Interfax.

"Vladimir Nikolayevich meninggal. Diduga stroke. Dia sedang dalam kunjungan bisnis di wilayah Khabarovsk. Sekarang kami mengatur pemindahannya ke Moskow," tutur Gamov.

Secara terpisah, pihak surat kabar Komsomolskaya Pravda dalam pernyataan resmi via Telegram menyebut Sungorkin 'meninggal tiba-tiba' dalam kunjungan untuk 'mengumpulkan bahan untuk sebuah buku soal pelopor hebat Timur Jauh, Vladimir Arseniev'.

Lihat juga video 'Putri Sekutu Putin Tewas dalam Serangan Bom Mobil':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT