ADVERTISEMENT

Warga Hong Kong Berduka Kehilangan 'Boss Lady' Ratu Elizabeth

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 09 Sep 2022 15:15 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 17: Queen Elizabeth II arrives to mark the completion of Londons Crossrail project at Paddington Station on May 17, 2022 in London, England. (Photo by Andrew Matthews - WPA Pool/Getty Images)
Ratu Elizabeth II (Foto: Getty Images/WPA Pool)
Jakarta -

Wafatnya Ratu Elizabeth II menimbulkan duka mendalam bagi orang banyak. Termasuk warga Hong Kong yang mengungkapkan kesedihan mereka lewat media sosial atas wafatnya Ratu Inggris yang dijuluki "boss lady" itu.

Dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/9/2022), Ratu Elizabeth telah mengunjungi Hong Kong dua kali selama masa pemerintahannya, sementara putranya - sekarang menjadi Raja Charles III - hadir saat penyerahan Hong Kong ke China pada tahun 1997. Hong Kong merupakan salah satu koloni terakhir Inggris.

"Nenek saya yang membesarkan saya selalu berbicara tentang 'boss lady', saya mendengar tentang dia sehingga dia terasa seperti keluarga ... Hari ini seperti anggota keluarga meninggal," tulis pengguna Facebook Vincent Lam.

"Ini adalah akhir dari sebuah era... Terima kasih atas pengabdian seumur hidup Anda," demikian postingan di grup Facebook Hong Kong Reminiscence yang mengumpulkan hampir 4.000 like (suka) dalam beberapa jam setelah kematian Ratu Elizabeth.

Inggris telah menyaksikan dua gelombang besar imigrasi Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir - yang pertama menjelang penyerahan, dan yang kedua selama dua tahun terakhir ketika China menindak keras oposisi.

Banyak dari mereka merasa kehilangan atas wafatnya Ratu Elizabeth.

"Dia selalu mendapatkan rasa hormat tertinggi kami... Saya akan merindukannya," kata Lok Cheung, seorang YouTuber Hong Kong populer yang baru-baru ini beremigrasi ke Inggris.

"Hong Kong Worker", seorang komikus yang juga telah pindah ke Inggris, menggambar panel dirinya yang bertuliskan: "Terima kasih telah memberi kami Hong Kong yang dulunya indah."

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT