ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Afghanistan

ADVERTISEMENT

ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 06 Sep 2022 10:44 WIB
Jakarta -

Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di dekat Kedutaan Rusia di ibu kota Afghanistan, Kabul pada Senin (5/9) waktu setempat. Serangan bom itu menewaskan dua staf kedutaan dan empat orang lainnya.

Ini merupakan serangan pertama yang menargetkan misi asing sejak Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus tahun lalu. Pelaku bom bunuh diri meledakkan bomnya di dekat pintu masuk bagian konsuler kedutaan.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (6/9/2022), kelompok ISIS menyatakan dalam sebuah pernyataan melalui saluran Telegram, bahwa seorang petempur ISIS "meledakkan rompi bunuh dirinya dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh pegawai-pegawai Rusia di dekat kedutaan."

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, berbicara kepada wartawan di Moskow, mengecam serangan itu sebagai "sama sekali tidak dapat diterima."

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan langkah-langkah segera diambil untuk meningkatkan keamanan di Kedutaan Rusia, yang terletak di salah satu jalan utama Kabul dan menuju gedung parlemen.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengkonfirmasi kematian dua staf kedutaan Rusia tersebut.

Kepolisian Kabul menyatakan, empat warga Afghanistan yang tengah menunggu layanan konsuler juga tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan bom itu.

Kekerasan di Afghanistan sebagian besar telah menurun sejak Taliban kembali berkuasa. Namun, sejumlah ledakan bom - beberapa menargetkan komunitas minoritas - telah mengguncang negara itu dalam beberapa bulan terakhir. Banyak dari serangan bom itu diklaim oleh kelompok ISIS.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT