ADVERTISEMENT

Ramai Seruan Tangkap Eks Presiden Sri Lanka yang Kembali ke Negaranya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 03 Sep 2022 14:27 WIB
Gotabaya Rajapaksa: Profil Presiden-Penyebab Sri Lanka Bangkrut
Mantan presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa (Foto: AFP/JEWEL SAMAD)
Jakarta -

Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menghadapi seruan untuk penangkapannya, setelah kembali ke tanah air di bawah perlindungan pemerintah yang mengambil alih kekuasaan ketika dia melarikan diri ke luar negeri.

Rajapaksa melarikan diri dari negaranya di bawah pengawalan militer pada Juli lalu setelah para demonstran menyerbu kediaman resminya, setelah berbulan-bulan aksi demonstrasi terhadap pemerintahnya.

Pria berusia 73 tahun itu mengumumkan pengunduran dirinya dari Singapura. Dia kemudian menghabiskan waktu berminggu-minggu di sebuah hotel di Bangkok, Thailand sembari melobi presiden penggantinya untuk mengizinkannya kembali.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (3/9/2022), para pemimpin kampanye aksi protes yang menggulingkan pemerintahannya, mengatakan Rajapaksa, yang kehilangan kekebalan kepresidenannya setelah meninggalkan jabatannya, sekarang harus diadili.

"Gotabaya kembali karena tidak ada negara yang mau menerimanya, dia tidak punya tempat untuk bersembunyi," cetus Joseph Stalin, pemimpin serikat pekerja guru yang membantu memobilisasi demonstran, kepada AFP.

"Dia harus segera ditangkap karena menyebabkan kesengsaraan bagi 22 juta orang Sri Lanka. Dia harus diadili atas kejahatannya," ujarnya.

Pemerintah Rajapaksa dituduh melakukan salah urus negara seiring ekonomi Sri Lanka mengalami penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Krisis tersebut menyebabkan kekurangan pangan yang akut, pemadaman listrik dan antrean panjang di pompa bensin untuk pasokan bahan bakar yang langka setelah negara tersebut kehabisan mata uang asing untuk membayar impor barang-barang penting.

"Dia tidak bisa hidup bebas seolah-olah tidak ada yang terjadi," kata Stalin.

Rajapaksa tiba di bandara internasional utama di Kolombo, ibu kota Sri Lanka pada Jumat (2/9) dan dihias dengan bunga oleh pesta penyambutan para menteri dan politisi senior saat dia turun.

Simak juga 'Presiden Sri Lanka Kabur ke Maladewa, Malah Disambut Demonstran':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT