5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

ADVERTISEMENT

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Sep 2022 17:39 WIB
FILE - Rosmah Mansor, wife of former Malaysian Prime Minister Najib Razak arrives at Kuala Lumpur High Court in Kuala Lumpur, Malaysia, on Oct. 4, 2018. The wife of jailed ex-Prime Minister Najib Razak arrived in court Thursday, Sept. 1, 2022, for a verdict in her corruption trial involving a 1.25 billion ringgit ($279 million) solar energy project, just days after her husband was imprisoned over the looted 1MDB state fund.(AP Photo/Yam G-Jun, File)
Rosmah Mansor (Foto: AP Photo/Yam G-Jun, File)
Jakarta -

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Malaysia menjatuhkan vonis penjara 10 tahun pada Rosmah Mansor, istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak atas kasus korupsi. Vonis dijatuhkan setelah hakim menyatakan Rosmah bersalah atas tiga dakwaan korupsi yang melibatkan proyek tenaga surya senilai 1,25 miliar Ringgit untuk 369 sekolah pedesaan di Sarawak.

Dilansir dari media Malaysia, The Star, Kamis (1/9/2022), Hakim Mohamed Zaini Mazlan juga menjatuhkan hukuman denda 970 juta Ringgit pada Rosmah, yang akan diganti dengan hukuman penjara 30 tahun jika dia gagal membayarnya.

Meski telah divonis namun Rosmah belum akan masuk penjara karena dalam putusannya, hakim mengizinkan penundaan penahanan sambil menunggu proses banding.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (1/9/2022):

- Viral Video Pasukan Arab Saudi Pukuli Perempuan di Panti Asuhan

Aksi pemukulan secara brutal terhadap wanita dan sejumlah anak perempuan di sebuah panti asuhan oleh pasukan keamanan Arab Saudi terekam video dan menjadi viral. Otoritas Saudi pun menyatakan akan menyelidiki lebih lanjut insiden tersebut.

Seperti dilansir Middle East Monitor, Kamis (1/9/2022), rekaman video yang viral di internet itu menunjukkan sejumlah personel pasukan keamanan Saudi yang berseragam dan sekelompok pria dengan pakaian sipil tampak mengejar dan menyerang sejumlah perempuan dengan taser, ikat pinggang dan tongkat.

Sejumlah sumber yang dikutip Middle East Monitor menyebut insiden itu terjadi setelah sejumlah anak perempuan dan wanita di panti asuhan yang terletak di wilayah Khamis Muhait itu menggelar aksi mogok makan untuk memprotes kondisi kehidupan di sana. Tidak diketahui secara jelas kapan insiden itu terjadi.

- Reaksi China Atas Laporan PBB Soal Kejahatan Kemanusiaan di Xinjiang

Otoritas China memberikan respons keras terhadap laporan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menyebut tindak kejahatan kemanusiaan mungkin telah terjadi dalam perlakuan Beijing terhadap warga etnis minoritas Uighur dan minoritas Muslim lainnya di Xinjiang.

Seperti dilansir CNN dan Associated Press, Kamis (1/9/2022), laporan PBB itu menyebut 'penahanan sewenang-wenang dan diskriminatif terhadap anggota Uighur dan kelompok mayoritas Muslim lainnya... mungkin merupakan kejahatan internasional, khususnya kejahatan terhadap kemanusiaan'.

Laporan yang dirilis Rabu (31/8) waktu setempat, sesaat sebelum Komisioner Tinggi HAM PBB Michelle Bachelet mengakhiri masa jabatannya, menyatakan bahwa 'pelanggaran HAM serius telah terjadi' di wilayah Xinjiang, dalam konteks 'penerapan strategis kontra-terorisme dan kontra-ekstremisme' oleh pemerintah China.

Disebutkan juga oleh laporan PBB itu bahwa 'dugaan pola penyiksaan atau perlakuan buruk, termasuk perawatan medis secara paksa dan kondisi penahanan yang buruk, adalah kredibel'.

- Rekor! Taiwan Catat 446 Penyusupan Pesawat Tempur China pada Agustus

Taiwan mencatat rekor jumlah penyusupan udara oleh militer China pada Agustus tahun ini, dengan lebih dari 440 pesawat tempur China memasuki zona pertahanan udaranya.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (1/9/2022), pada bulan Agustus terdapat lonjakan dramatis dalam penyusupan ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan (ADIZ) ketika Beijing melakukan latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memprotes kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi dan para politisi AS lainnya ke Taiwan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT