ADVERTISEMENT

16 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di China, Puluhan Lainnya Hilang

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 13:55 WIB
Residents walk with umbrellas near a puddle during a rainy day in Beijing, Thursday, Aug. 18, 2022. Some were killed with others missing after a flash flood in western China Thursday, as China faces both summer rains and severe heat and drought in different parts of the country. (AP Photo/Ng Han Guan)
Banjir bandang di China terjadi usai hujan deras mengguyur (AP Photo/Ng Han Guan)
Beijing -

Banjir bandang menerjang wilayah China bagian barat laut, usai hujan deras yang mengguyur memicu tanah longsor dan membuat salah satu sungai berubah arah. Sedikitnya 16 orang tewas akibat banjir bandang itu, dengan puluhan orang lainnya dilaporkan hilang.

Seperti dilansir AFP, Kamis (18/8/2022), banjir yang melanda area pegunungan distrik Datong di Provinsi Qinghai itu berdampak pada lebih dari 6.200 orang dari enam desa setempat.

"Hingga siang hari pada tangga 18 (Agustus), sedikitnya 16 orang tewas dan 36 orang lainnya hilang," sebut televisi pemerintah China, CCTV, dalam laporannya.

Disebutkan juga bahwa operasi penyelamatan masih terus berlangsung.

Banjir kerap melanda saat cuaca panas ekstrem menyelimuti China, dengan banyak korban mencetak rekor suhu udara terpanas beberapa waktu terakhir. Sebuah 'markas garis depan' dibentuk khusus untuk mengatur respons darurat terhadap banjir dan longsor ini.

Laporan media pemerintah China menyebut hujan deras yang tiba-tiba mengguyur pada Rabu (17/8) malam waktu setempat telah memicu bencana terbaru ini.

Para ilmuwan setempat menyebut cuaca ekstrem di seluruh dunia menjadi lebih sering diakibatkan perubahan iklim, dan kemungkinan akan semakin intens saat suhu udara terus naik.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT