Lagi! Aung San Suu Kyi Divonis 6 Tahun Bui Atas Dakwaan Korupsi

ADVERTISEMENT

Lagi! Aung San Suu Kyi Divonis 6 Tahun Bui Atas Dakwaan Korupsi

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 18:12 WIB
Myanmars State Counsellor Aung San Suu Kyi attends Invest Myanmar in Naypyitaw, Myanmar, January 28, 2019. REUTERS/Ann Wang/File Photo
Aung San Suu Kyi (REUTERS/Ann Wang/File Photo)
Naypyitaw -

Pengadilan Myanmar yang kini dikuasai junta militer menjatuhkan hukuman enam tahun penjara kepada mantan pemimpin sipil negara itu, Aung San Suu Kyi. Vonis terbaru enam tahun penjara itu dijatuhkan terkait empat dakwaan korupsi lainnya yang dijeratkan pada Suu Kyi.

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Senin (15/8/2022), Suu Kyi yang berusia 77 tahun ini sebelumnya telah dijatuhi hukuman total 11 tahun penjara untuk kasus-kasus lain yang dijeratkan pemerintah junta Myanmar kepadanya sejak melancarkan kudeta tahun lalu.

Vonis terbaru untuk Suu Kyi ini dijatuhkan dalam persidangan yang digelar secara tertutup dan tanpa kehadiran media ataupun publik. Bahkan pengacara Suu Kyi dilarang membocorkan isi persidangan kepada media atas perintah pengadilan.

Dalam empat kasus korupsi yang putusannya dijatuhkan pada Senin (15/8), Suu Kyi didakwa menyalahgunakan jabatannya untuk menyewa tanah publik di bawah harga pasar dan untuk membangun kediaman dengan sumbangan yang dimaksudkan untuk tujuan amal.

Suu Kyi dinyatakan bersalah telah menyalahgunakan dana Yayasan Daw Khin Kyi -- organisasi yang didirikannya untuk memajukan kesehatan dan pendidikan -- untuk membangun kediaman itu. Dia juga dinyatakan bersalah telah menyewa tanah milik pemerintah dengan harga diskon.

Pengadilan menjatuhkan masing-masing vonis tiga tahun penjara untuk empat dakwaan. Namun tiga dakwaan di antaranya ditetapkan untuk dijalani secara bersamaan, sehingga Suu Kyi harus menjalani masa hukuman selama enam tahun.

Simak juga 'Aung San Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT