ADVERTISEMENT

Hadi Matar Penusuk Salman Rushdie, Siapa Dia Sebenarnya?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 12:35 WIB
ADDS NAME OF DETAINED PERSON Law enforcement officers detain Hadi Matar, 24, of Fairview, N.J., outside the Chautauqua Institution, Friday, Aug. 12, 2022, in Chautauqua, N.Y.. Salman Rushdie, the author whose writing led to death threats from Iran in the 1980s, was attacked and apparently stabbed in the neck Friday by Matar who rushed the stage as he was about to give a lecture at the institute in western New York. (Charles Fox via AP)
Foto: Hadi Matar (Charles Fox via AP)
Jakarta -

Novelis kelahiran India, Salman Rushdie menjalani perawatan di rumah sakit usai ditikam oleh pria bernama Hadi Matar. Siapakah sebenarnya sosok Hadi Matar?

Dilansir dari AFP, Rushdie yang berusia 75 tahun ini diterbangkan ke rumah sakit usai ditikam pria bernama Hadi Matar di atas panggung dalam acara yang dihadiri 2.500 orang di New York pada Jumat (12/8) waktu setempat. Serangan terjadi sesaat sebelum pukul 11.00 waktu setempat.

Hadi Matar (24) berasal dari Fairview, New Jersey. Ia telah ditangkap usai melakukan aksinya. Pelaku sengaja membeli tiket acara yang dihadiri Rushdie untuk melancarkan serangannya. Namun motif penikaman ini belum diketahui secara jelas.

Sementara itu, dilansir dari Associated Press (AP), pengacara Hadi Matar memasukkan pembelaan atas namanya selama dakwaan di New York barat. Tersangka muncul di pengadilan mengenakan jumpsuit hitam dan putih dan masker wajah putih, dengan tangan diborgol di depannya.

Seorang hakim memerintahkan dia ditahan tanpa jaminan setelah Jaksa Wilayah Jason Schmidt mengatakan kepadanya bahwa Matar mengambil langkah-langkah untuk dengan sengaja menempatkan dirinya dalam posisi untuk menyakiti Rushdie. Matar membawa kartu identitas palsu.

Pembela umum Nathaniel Barone mengeluh bahwa pihak berwenang membutuhkan waktu terlalu lama untuk membawa Matar ke depan seorang hakim sambil membiarkannya "terhubung ke bangku di barak polisi negara bagian."

"Dia memiliki hak konstitusional untuk dianggap tidak bersalah," tambah Barone.

Siapakah sebenarnya Matar?

Baca halaman selanjutnya.

Simak Video 'Penulis yang Dinilai Menghina Islam Ditusuk di Atas Panggung New York':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT