ADVERTISEMENT

Penjara di Kongo Diserang, 2 Polisi Tewas-800 Tahanan Kabur

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 02:59 WIB
Ilustrasi napi/tahanan kabur (Andhika-detik)
Foto: Ilustrasi napi/tahanan kabur (Andhika-detik)
Jakarta -

Orang-orang bersenjata menyerang penjara di Kota Butembo, DR Kongo. Sebanyak 2 orang polisi tewas dalam serangan itu, sementara 800 tahanan berhasil kabur.

"(Orang-orang bersenjata) menyerang penjara pusat Kakwangura di kota Butembo," kata juru bicara militer di wilayah Beni, Kapten Antony Mualushayi, seperti dilansir AFP, Kamis (11/8/2022).

Mualushayi mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa (9/8) malam waktu setempat. Dia mengatakan 2 polisi tewas.

"Jumlah korban awal, yang masih sementara, adalah dua polisi tewas," katanya, seraya menambahkan bahwa seorang penyerang juga tewas.

Sebuah sumber di layanan penjara yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa dari 872 narapidana, kecuali 49 orang telah melarikan diri.

Mualushayi mengatakan 'kelompok Mai-Mai yang tak dikenal' yang melakukan serangan itu. Istilah Mai-Mai mengacu pada organisasi pertahanan diri etnis, yang merupakan legiun di bagian timur Republik Demokratik Kongo yang bermasalah.

Akan tetapi, pemantau yang berbasis di AS, Kivu Security Tracker (KST), mengatakan di Twitter bahwa para tersangka adalah Pasukan Demokrat Sekutu (ADF) -- sebuah milisi berdarah yang menurut kelompok Negara Islam adalah afiliasi regionalnya.

KST menambahkan bahwa setidaknya dua polisi tewas dan semua narapidana melarikan diri.

ADF telah disalahkan atas ribuan kematian di DR Kongo timur, terutama di daerah Beni. Kelompok itu juga disalahkan atas serangan di negara tetangga Uganda.

Bagian timur DR Kongo, negara luas seukuran benua Eropa barat, telah tidak stabil selama beberapa dekade. Puluhan kelompok bersenjata berkeliaran di wilayah itu, banyak dari mereka merupakan warisan dari dua perang regional yang berkobar pada akhir abad terakhir.

(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT