Pertama Kali, Jepang Ikut Latihan Militer Garuda Shield di Indonesia

ADVERTISEMENT

Pertama Kali, Jepang Ikut Latihan Militer Garuda Shield di Indonesia

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 12:45 WIB
Joko Widodo, Indonesias President, and Fumio Kishida, Japans Prime Minister, shake hands during a summit meeting at the prime ministers official residence in Tokyo, Japan, July 27, 2022. Kiyoshi Ota/Pool via REUTERS
Presiden Jokowi berjabat tangan dengan PM Jepang Fumio Kishida dalam pertemuan di Tokyo (Kiyoshi Ota/Pool via REUTERS)
Tokyo -

Angkatan bersenjata Jepang akan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam latihan militer gabungan Garuda Shield yang digelar di Indonesia bulan depan. Latihan militer gabungan itu juga diikuti oleh militer Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/7/2022), bergabungnya militer Jepang dalam 'Garuda Shield' itu disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida usai bertemu dan berbicara dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang tengah berkunjung ke negara Matahari Terbit itu.

Pertemuan itu menjadi pertemuan kedua sepanjang tahun ini antara Kishida dan Jokowi, yang sebelumnya bertemu pada akhir April. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin sepakat bekerja sama lebih erat dalam sektor energi. Kishida juga menyebut Indonesia sebagai 'mitra strategis utama bagi Jepang'.

Diungkapkan Kishida bahwa Angkatan Bersenjata Jepang akan ikut ambil bagian dalam latihan militer gabungan Garuda Shield yang akan digelar di Indonesia mulai 1 Agustus mendatang, bersama militer AS, Australia dan negara-negara lainnya.

AS menyebut latihan tahunan itu, biasanya digelar oleh Indonesia dan AS, akan 'jauh lebih besar dalam cakupan dan skalanya' dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Keterlibatan Jepang ini terjadi saat AS dan sekutu regionalnya meningkatkan upaya-upaya menangkal kekuatan China yang bertumbuh di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pernyataannya, Kishida juga mengatakan Jepang akan meminjamkan 43,6 miliar Yen (Rp 4,7 triliun) kepada pemerintah Indonesia untuk proyek infrastruktur dan pencegahan bencana.

Menurut data Dana Moneter Internasional (IMF) yang dikumpulkan Refinitiv, Indonesia merupakan pasar ekspor terbesar ke-14 bagi Jepang tahun 2020, dengan nilai US$ 9,2 miliar. Impor Indonesia ke Jepang mencapai total US$ 14,5 miliar pada tahun itu, yang menjadikan Indonesia sebagai sumber impor terbesar ke-12 bagi Jepang.

Simak juga 'Jokowi Disambut Upacara Penghormatan Khusus di Jepang':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT