ADVERTISEMENT

Corona Ganas Lagi di Australia, Jumlah Pasien RS-Kematian Cetak Rekor!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Jul 2022 15:30 WIB
Customers queue outside a Western Sydney chemist to purchase Rapid Antigen Test kits in the wake of the coronavirus disease (COVID-19) pandemic in Sydney, Australia, January 5, 2022. REUTERS/Jaimi Joy/File Photo
Warga Australia mengantre untuk membeli alat tes rapid antigen di tengah pandemi Corona (REUTERS/Jaimi Joy/File Photo)
Brisbane -

Gelombang baru virus Corona (COVID-19) yang melanda Australia membuat jumlah pasien Corona yang dirawat di rumah sakit terus bertambah hingga mencapai rekor tertinggi untuk dua hari berturut-turut. Angka kematian harian akibat Corona juga meningkat hingga mencetak rekor tertinggi kedua sepanjang pandemi.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/7/2022), data terbaru otoritas Australia menyebutkan nyaris 5.600 pasien Corona kini tengah dirawat di berbagai rumah sakit. Data yang dirilis Selasa (26/7) waktu setempat itu menyebut adanya 100 tambahan kematian akibat Corona dalam sehari.

Angka kematian itu sedikit di bawah 102 kematian dalam sehari yang dilaporkan pada Sabtu (23/7) lalu.

Hampir 330.000 kasus Corona dilaporkan di Australia dalam tujuh hari terakhir. Namun otoritas setempat menyebut angka sebenarnya bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak.

"Sudah waktunya untuk bersatu kembali dan berjuang: lakukan vaksinasi, kenakan masker di kerumunan dan di dalam ruangan, dan tetap di rumah jika Anda sakit," cetus Premier Queensland, Annastacia Palaszczuk, dalam pernyataannya.

Queensland diketahui menjadi salah satu negara bagian yang terdampak parah gelombang baru Corona. Jumlah pasien Corona di Queensland diperkirakan akan terus naik hingga mencapai puncak pada akhir Agustus mendatang -- menurut permodelan departemen kesehatan setempat.

Gelombang baru Corona di Australia ini dipicu oleh sub-varian Omicron BA.4/5 yang sangat menular. Kemunculan wabah baru Corona ini memberikan tekanan besar pada rumah sakit dan panti jompo setempat. Situasi itu diperburuk oleh banyaknya pekerja garis depan yang jatuh sakit atau harus menjalani isolasi mandiri.

Simak juga Video: Lingkungan Kian Memburuk, Hewan-hewan di Australia Terancam

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT