ADVERTISEMENT

Krisis Obat-Bahan Bakar, Rumah Sakit di Sri Lanka Kosong!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Jul 2022 11:32 WIB
People wait to receive medical drugs at a government run hospital in Colombo, Sri Lanka, June 6, 2022. Doctors in Sri Lanka are urging their patients not to fall ill or get into accidents as the countrys economic crisis leaves its trusted health system without medicines and other vital supplies. Sri Lanka has run short of money to pay for basic imports like fuel and food, and medicine has also run scarce. (AP Photo/Eranga Jayawardena)
Ilustrasi -- Warga Sri Lanka menunggu perawatan medis di tengah krisis ekonomi yang membuat pasokan obat-obatan langka (dok. AP/Eranga Jayawardena)

Persediaan peralatan bedah dan obat-obatan penyelamat nyawa hampir habis, sedangkan kekurangan bahan bakar kronis telah membuat baik pasien maupun dokter dan perawat tidak bisa bepergian untuk perawatan medis.

"Para pasien yang dijadwalkan untuk operasi tidak melapor. Beberapa staf medis harus bekerja dua shift sekaligus karena yang lain tidak bisa masuk untuk bertugas. Mereka memiliki mobil tapi tidak ada bahan bakar," ucap Dr Vasan Ratnasingham, anggota asosiasi petugas medis pemerintah, kepada AFP.

Sri Lanka diketahui mengimpor 85 persen obat-obatan dan peralatan medis, bersama dengan bahan mentah untuk memproduksi sisa kebutuhan medisnya. Namun Sri Lanka kini bangkrut dan kekurangan mata uang asing yang membuat negara ini tidak biasa mendapatkan cukup bahan bakar untuk menjaga perekonomian tetap bergerak -- dan obat-obatan yang cukup untuk merawat yang sakit.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT