ADVERTISEMENT

Zelensky: Rusia Akan Mencari Cara untuk Tidak Menepati Janji

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 24 Jul 2022 07:07 WIB
Ukrainian President Volodymyr Zelenskiy attends a joint statement with European Commission President Ursula, as Russias invasion of Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine June 11, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Zelensky (Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Kyiv -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia akan mencari cara untuk tidak menepati janji setelah pasukan Moskow menyerang pelabuhan Odessa. Serangan yang menghantam gudang gandum di pelabuhan Ukraina itu terjadi setelah kesepakatan kedua belah pihak untuk membuka blokir ekspor gandum Ukraina.

"Ini membuktikan satu hal: tidak peduli apapun yang Rusia katakan dan janjikan, mereka akan mencari cara untuk tidak menepati janji itu," Zelensky dalam pertemuan dengan anggota parlemen AS, menurut sebuah pernyataan dari kepresidenan seperti dilansir AFP, Minggu (24/7/2022).

Militer Ukraina mengatakan pertahanan udaranya telah menembak jatuh dua rudal jelajah tetapi dua lagi menghantam pelabuhan. Serangan ini mengancam perjanjian penting yang telah disepakati setelah selama berbulan-bulan negosiasi yang bertujuan untuk meredakan krisis pangan global.

Kepala staf kepresidenan Andriy Yermak meminta dunia untuk 'bertindak' setelah serangan itu. Dia menambahkan sekutu Ukraina harus membangun tekanan sanksi terhadap Moskow dan mengamankan lebih banyak senjata untuk Kyiv.

"Rusia secara sistematis menciptakan krisis pangan (dan) melakukan segalanya untuk membuat orang menderita. Teror kelaparan terus berlanjut. Dunia harus bertindak," tulis Yermak di media sosial.

"Jaminan keamanan pangan terbaik ada dua: sanksi efektif terhadap Rusia dan lebih banyak senjata untuk Ukraina," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan bahwa Rusia membantah telah menyerang pelabuhan Odessa, Ukraina. Dia menyebut Rusia melihat persoalan itu dengan teliti.

"Rusia mengatakan kepada kami bahwa mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan serangan ini dan mereka melihat masalah ini dengan sangat cermat," kata Hulusi Akar, seperti dilansir AFP, Minggu (24/7).

Namun demikian, pihak Rusia sendiri belum memberikan komentar secara resmi terkait serangan di Odessa, Ukraina ini.

Simak Video: Tentara Ukraina Mulai Terbiasa Gunakan Howitzer M-777

[Gambas:Video 20detik]




(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT