ADVERTISEMENT

Rumah Sakit Swiss Tolak Terima Korban Luka Akibat Perang di Ukraina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 13:42 WIB
A familys picture is seen amidst debris at the site of a military strike in Chuhuiv, about 6 km from the frontline, amid Russias invasion of Ukraine, in Kharkiv region, Ukraine July 16, 2022. REUTERS/Nacho Doce
kerusakan di Ukraina akibat serangan Rusia (Foto: REUTERS/NACHO DOCE)
Jakarta -

Otoritas Swiss tidak akan menerima pasien yang terluka akibat perang Rusia di Ukraina untuk menjalani perawatan di rumah sakit Swiss. Penegasan itu disampaikan pemerintah Swiss yang menekankan tentang netralitas militer dan kesulitan dalam membedakan warga sipil di antara yang terluka.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (19/7/2022), surat kabar lokal, Tages Anzeiger melaporkan bahwa beberapa wilayah Swiss Swiss bersedia menanggapi secara positif permintaan Pusat Koordinasi Tanggap Bencana Euro-Atlantik NATO, yang mengorganisir evakuasi medis dari Ukraina secara internasional.

Diketahui bahwa Swiss yang netral bukan anggota NATO.

Pemerintah federal Swiss kemudian membahas permintaan internasional itu, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak menerima pasien yang terluka karena perang di Ukraina.

"Setelah permintaan itu diketahui, lalu diklarifikasi dengan departemen-departemen dan kantor-kantor federal terkait apakah Swiss juga dapat menerima pasien dalam kasus ini," kata Kementerian Luar Negeri Swiss dalam sebuah pernyataan.

"Swiss umumnya memberikan dukungan yang lebih baik dan lebih efisien dengan bantuan dan komitmen kemanusiaan di lokasi daripada jika pasien dirawat di Swiss," imbuh kementerian.

Simak Video 'Ini yang Dibahas Saat Menlu AS Bertemu Istri Zelensky':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT