Siapa Gotabaya Rajapaksa, Presiden Sri Lanka yang Didemo Rakyatnya?

ADVERTISEMENT

Siapa Gotabaya Rajapaksa, Presiden Sri Lanka yang Didemo Rakyatnya?

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 18:08 WIB
Gotabaya Rajapaksa: Profil Presiden-Penyebab Sri Lanka Bangkrut
Foto: AFP/JEWEL SAMAD | Gotabaya Rajapaksa: Profil Presiden-Penyebab Sri Lanka Bangkrut
Jakarta -

Gotabaya Rajapaksa menjadi sosok yang ramai diperbincangkan belakangan ini. Hal itu lantaran Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa sempat didemo oleh rakyatnya dan diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Lantas, seperti apa sosok presiden Gotabaya Rajapaksa? Simak informasi selengkapnya mengenai profil Gotabaya Rajapaksa hingga penyebab Sri Lanka bangkrut berikut ini.

Gotabaya Rajapaksa: Penyebab Kerusuhan Sri Lanka

Seperti diketahui, Sri Lanka kini tengah dilanda krisis ekonomi parah hingga mengalami kebangkrutan. Kondisi tersebut ditegaskan oleh Perdana Menteri (PM) Sri Lanka Ranil Wickremesinghe. Dia mengungkapkan bahwa negaranya sedang menderita akibat krisis ekonomi berkepanjangan.

Krisis ekonomi berkepanjangan itu membuat negara Sri Lanka bergejolak. Rakyat mengamuk hingga sejumlah massa dari berbagai wilayah di Sri Lanka berkumpul menggeruduk rumah Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, Sabtu (9/7/2022).

Rakyat menuntut presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri. Dan, kabarnya Gotabaya akan mundur dari jabatannya pada 13 Juli mendatang.

Gotabaya Rajapaksa: Profil Presiden-Penyebab Sri Lanka BangkrutGotabaya Rajapaksa (sebelah kanan): Profil Presiden Sri Lanka | Foto: AP/Eranga Jayawardena

Gotabaya Rajapaksa: Sekilas Profil Presiden Sri Lanka

Dikutip dari laman Kementerian Pertahanan Sri Lanka, pada 16 November 2019, Gotabaya Rajapaksa terpilih sebagai Presiden Sri Lanka melalui pemilihan presiden. Sumpah jabatannya diambil di kawasan suci Ruvanvaliseya Stupa di Anuradhapura pada 18 November 2019.

Gotabaya Rajapaksa adalah seorang politisi non karir dan mantan perwira pertama yang menjadi presiden. Dia berhasil memenangkan pemilihan presiden dengan perolehan suara sebanyak 52,2 persen.

Gotabaya Rajapaksa: Pendidikan-Karir Presiden Sri Lanka

Melansir dari laman resmi Presiden Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, Nandasena Gotabaya Rajapaksa lahir pada 20 Juni 1949. Gotabaya pernah menempuh pendidikan di Ananda College, Kolombo dan kemudian bergabung dengan Angkatan Darat Sri Lanka pada tahun 1971.

Selama dinas militer, Gotabaya memperoleh gelar magister pertahanan dari University of Madras. Dia juga menjalani pelatihan di Pakistan, India dan Amerika Serikat (AS).

Setelah pensiun dari Angkatan Darat sebagai letnan kolonel pada 1991, Gotabaya melanjutkan pendidikan bidang teknologi informasi di University of Colombo. Kemudian, Gotabaya berpindah ke Amerika Serikat untuk bekerja sebagai profesional IT di Loyola Law School, California. Setelah itu, dia kembali ke Sri Lanka.

Pada tahun 2005, Gotabaya terpilih dan dipercayai sebagai menteri pertahanan. Dia berperan penting dalam menyusun strategi, merencanakan, mengoordinasikan dan menyediakan sarana bagi angkatan bersenjata dan polisi untuk memerangi Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE) hingga kalah pada Mei 2009.

Atas kontribusinya tersebut, Gotabaya dianugerahi gelar doktor kehormatan dari University of Colombo. Hal itu sebagai pengakuan atas kontribusi yang telah dia berikan.

Pada tahun 2015, Gotabaya mundur dari posisinya menyusul pergantian pemerintahan. Sebelum terjun ke politik aktif, dua mendirikan Viyath Maga yakni sebuah organisasi yang menyatukan para profesional yang berkomitmen untuk masa depan yang lebih baik bagi negara. Kemudian, Eliya yakni organisasi yang memiliki tujuan meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu kritis yang berkaitan dengan mereka.

Penyebab Sri Lanka Bangkrut

Melansir dari BBC, Minggu (8/7/2022), apa yang terjadi di Sri Lanka saat ini tengah menderita inflasi dan berjuang untuk mengimpor makanan, bahan bakar dan obat-obatan di tengah krisis ekonomi. Diketahui, krisis ekonomi Sri Lanka ini adalah yang terburuk di negara itu dalam 70 tahun terakhir.

Selain itu, Sri Lanka juga kehabisan mata uang asing dan harus memberlakukan larangan penjualan bensin dan solar untuk kendaraan. Larangan tersebut menyebabkan antrian bahan bakar berhari-hari.

Sejarah krisis Sri Lanka sejatinya telah dimulai sejak tahun 2019. Berdasarkan laporan Nikkei dikutip detikcom, Minggu (10/7/2022), krisis Sri Lanka saat ini diawali dengan insiden pengeboman di Kolombo dan kota-kota lain pada April 2019 yang menewaskan lebih 250 orang. Kejadian itu memberikan pukulan serius bagi industri pariwisata dan diperburuk dengan munculnya pandemi COVID-19.

Demikian, informasi seputar profil Gotabaya Rajapaksa yang merupakan Presiden Sri Lanka beserta kabar terkait penyebab Sri Lanka bangkrut.

Lihat video 'Massa Bakal Kuasai Istana sampai Presiden Sri Lanka Mundur':

[Gambas:Video 20detik]



(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT