ADVERTISEMENT

Pembangkang Politik Arab Saudi Dibunuh di Lebanon

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 09:47 WIB
ilustrasi pembunuhan
ilustrasi (Foto: detik)
Jakarta -

Pembangkang politik Arab Saudi, Manea al-Yami tewas dibunuh di Lebanon. Kematiannya itu disampaikan partai oposisi Saudi, Partai Majelis Nasional (NAAS) dan sumber keamanan Lebanon.

Dilansir dari media The Globe and Mail, Senin (11/7/2022), dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, NAAS, sebuah kelompok oposisi yang didirikan oleh warga Arab Saudi yang sebagian besar tinggal di pengasingan, mengatakan bahwa Yami "dibunuh dalam keadaan yang mencurigakan" pada hari Sabtu (9/7) waktu setempat.

NAAS menuntut "penyelidikan yang adil, jelas dan transparan" atas pembunuhan itu. Menurut NAAS, pihak berwenang Saudi bertanggung jawab karena gagal melindungi warga yang mencari lebih banyak kebebasan di luar negeri.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah Saudi atas peristiwa ini.

Yami, anggota minoritas Muslim Syiah Ismailiyah Saudi, telah tinggal di Lebanon sejak 2015, kata anggota senior NAAS Yahya Assiri.

Yami ikut mendirikan NAAS pada tahun 2020. Kelompok ini telah mengadvokasi parlemen terpilih di Arab Saudi, serta perlindungan konstitusional untuk memastikan pemisahan cabang legislatif, yudikatif dan eksekutif.

Sementara itu, pasukan keamanan internal Lebanon mengatakan seorang warga Saudi berusia 42 tahun telah ditikam sampai mati oleh dua saudara laki-lakinya dalam perselisihan keluarga pada hari Sabtu, tanpa mempublikasikan nama korban.

Dikatakan bahwa pasukan keamanan telah menangkap dua bersaudara itu pada hari Minggu (10/7) dan bahwa mereka telah mengakui pembunuhan itu.

Sebuah sumber keamanan Lebanon mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa korban penusukan tersebut adalah Manea al-Yami.

Simak juga Video: Jepang Gelar Pemilu, Tak Terpengaruh Pembunuhan Shinzo Abe

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT