ADVERTISEMENT

Putin Ogah Ucapkan Selamat ke Biden di Hari Kemerdekaan AS

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 16:07 WIB
FILE - President Joe Biden meets with Russian President Vladimir Putin, June 16, 2021, in Geneva, Switzerland. Biden and Putin are scheduled to speak Thursday, Dec. 30, as the Russian leader has stepped up his demands for security guarantees in Eastern Europe. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Joe Biden dan Vladimir Putin saat bertemu di Jenewa pada Juni tahun lalu (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Moskow -

Presiden Rusia Vladimir Putin enggan menyampaikan selamat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden saat peringatan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli waktu setempat. Apa alasannya?

Seperti dilansir The Moscow Times, Selasa (5/7/2022), juru bicara Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, menyebut AS telah melakukan tindakan-tindakan yang 'tidak bersahabat' kepada Moskow beberapa waktu terakhir.

"Ini karena tahun ini, arah politik tidak bersahabat dari Amerika Serikat terhadap Rusia telah mencapai titik puncaknya," sebut Peskov dalam pernyataan yang dikutip Interfax.

"Di bawah situasi ini, mengirim pesan ucapan selamat hampir tidak tepat," tegasnya.

"Kebijakan-kebijakan tidak bersahabat Amerika Serikat adalah alasannya," ujar Peskov.

Hubungan yang sudah tegang antara kedua negara semakin memburuk sejak Rusia menginvasi Ukraina, sekutu AS, pada akhir Februari lalu. Langkah Rusia itu memicu rentetan sanksi berat terhadap Moskow dari Washington DC.

Pada Maret lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyebut hubungan antara Kremlin dan Gedung Putih berada di 'ambang perpisahan'.

Disebutkan Ryabkov bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan hubungan kedua negara adalah AS menghentikan pasokan senjata untuk Ukraina, dan sebaliknya, 'memproyeksikan pengaruh positif pada Kiev'.

Simak juga 'Sandiaga Sebut Pertemuan Jokowi-Putin Buka Peluang Kebangkitan Wisata':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT