ADVERTISEMENT

Pencarian Dilanjutkan Usai Gletser Runtuh di Italia Renggut 6 Nyawa

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 13:31 WIB
This image released on Sunday, July 3, 2022, by the Italian National Alpine and Cave Rescue Corps shows the glacier in Italys Alps near Trento a large chunk of which has broken loose, killing at least six hikers and injuring eight others. Alpine rescue service officials, which provided that toll Sunday evening, said it could take hours to determine if any hikers might be missing. The National Alpine and Cave Rescue Corps tweeted that the search of the involved area of Marmolada peak involved at least five helicopters and rescue dogs. (Corpo Nazionale Soccorso Alpino e Speleologico via AP)
Situasi di lokasi gletser yang runtuh di area Marmolada, Italia (Corpo Nazionale Soccorso Alpino e Speleologico via AP)
Roma -

Petugas penyelamat melanjutkan upaya pencarian korban selamat setelah terjadi salju longsor yang dipicu runtuhnya gletser terbesar di Pegunungan Alpen yang ada di wilayah Italia. Sedikitnya 6 orang tewas dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka dalam bencana itu.

Seperti dilansir AFP, Senin (4/7/2022), otoritas setempat mengaku tidak mengetahui 'jumlah total pendaki' yang menjadi korban runtuhnya gletser di Marmolada, gunung tertinggi di Dolomites, Italia, pada Minggu (3/7) waktu setempat.

Bencana itu melanda sehari setelah rekor suhu tertinggi 10 derajat Celsius tercatat di puncak gletser.

"Longsoran salju, es dan bebatuan menghantam jalur akses pada saat ada sejumlah pendaki dengan tali, beberapa tersapu longsor," tutur juru bicara dinas urusan darurat setempat, Michela Canova, kepada AFP.

Enam orang dikonfirmasi tewas dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka. "Jumlah total pendaki yang terlibat (bencana) belum diketahui," sebut Canova.

Dua korban luka di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit di Belluno, sementara satu korban luka yang kondisinya lebih serius dibawa ke rumah sakit di Treviso dan lima korban luka lainnya dibawa ke rumah sakit di Trento.

Canova tidak menyebut lebih lanjut asal kewarganegaraan para korban, namun media lokal Italia melaporkan ada sejumlah warga negara asing di antara korban.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT