ADVERTISEMENT

Dalang Pemenggalan Pendukung Penghina Nabi Diciduk Polisi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 06:02 WIB
Members of the police patrol a street during restrictions imposed by authorities after the killing of Kanhaiya Lal Teli, a Hindu tailor, carried out by two suspected Muslim men who filmed the act and posted it online, in Udaipur in the northwestern state of Rajasthan, India, July 1, 2022. REUTERS/Amit Dave
Foto: Polisi India (REUTERS/Amit Dave)
Jakarta -

Kasus pembunuhan seorang pria Hindu yang mendukung politikus Partai Bharatiya Janata (BJP) yang menghina Nabi Muhammad, menemukan titik terang. Kepolisian India melakukan penangkapan terhadap dalang utama aksi pemenggalan itu.

Dilansir Reuters, Sabtu (2/7/2022), kasus ini mengakibatkan makin renggangnya hubungan antara warga Hindu yang merupakan mayoritas dan warga Muslim yang minoritas di India. Kondisi ini sampai membuat otoritas India melarang kegiatan berkumpul dan memutus akses ke internet sementara waktu, demi mencegah kerusuhan sektarian.

Pengumuman dua pria Muslim ditahan atas dugaan merencanakan pembunuhan seorang penjahit Hindu itu disampaikan kemarin, oleh tiga pejabat senior Kepolisian Udaipura di lokasi.

Untuk diketahui, sebelumnya menangkap dua pria Muslim lainnya, yang sudah terlebih dulu ditahan oleh polisi. Dua pria Muslim sebelumnya diringkus usai kejahatan keji itu terjadi, di dalam toko jahit milik korban yang ada di Udaipur, pekan lalu.

Udaipur sendiri merupakan tujuan wisata populer yang dipenuhi danau dan hotel.

"Kami sekarang menangkap dua dalang utama dan sebelumnya kami telah menangkap dua pria yang melakukan kejahatan keji ini," kata pejabat senior Kepolisian Udaipur, Prafulla Kumar, dalam pernyataannya.

Kumar melanjutkan, layanan internet mulai dipulihkan secara bertahap dan pasukan keamanan terus bersiaga menyusul pembunuhan itu. Laporan sebelumnya menyebut, korban dipenggal dengan pisau besar oleh kedua pelaku, yang merekam aksi kejinya dengan kamera dan videonya diunggah secara online.

Para pelaku pembunuhan itu mengatakan aksi keji mereka merupakan respons atas dukungan yang disampaikan korban kepada Nupur Sharma, politikus dan juru bicara BJP yang dipecat dari jabatannya setelah menuai kontroversi dengan ucapannya yang menghina Nabi Muhammad dalam debat televisi setempat.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Resa Boenard si "Princess Bantar Gebang"

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT