ADVERTISEMENT

Serangan Rudal Tewaskan 21 Orang, Rusia: Kami Tak Serang Target Sipil!

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2022 13:46 WIB
Moskow -

Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia menegaskan pasukannya yang tengah melakukan operasi militer khusus di Ukraina selalu menghindari untuk mengenai fasilitas sipil dan tetap fokus sepenuhnya pada target-target militer juga lokasi pelatihan para tentara bayaran.

Penegasan ini disampaikan setelah Ukraina melaporkan serangan rudal Rusia menghantam gedung apartemen sembilan lantai dan pusat rekreasi di wilayah Odesa. Sedikitnya 21 orang termasuk anak-anak tewas akibat serangan rudal itu, dengan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

"Saya ingin mengingatkan Anda sekali lagi bahwa Presiden dan panglima tertinggi Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa tentara Rusia selama operasi militer khusus tidak menyerang target sipil atau infrastruktur sipil," tegas juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dilansir kantor berita Rusia, TASS, Sabtu (2/7/2022).

"Tentara melancarkan serangan-serangan terhadap gudang-gudang militer, fasilitas industri di mana peralatan militer menjalani perawatan dan perbaikan, depot amunisi dan lokasi-lokasi di mana para tentara bayaran dan elemen nasional ditempatkan dan dilatih," jelas Peskov.

Lebih lanjut, Peskov menyarankan media untuk menghubungi Kementerian Pertahanan Rusia soal informasi lebih detail.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, menyebut serangan rudal Rusia mengenai gedung apartemen sembilan lantai yang ditinggali oleh warga sipil.

"Tiga rudal mengenai sebuah gedung apartemen sembilan lantai, di mana tidak ada seorangpun yang menyembunyikan senjata apapun, peralatan militer apapun. Orang-orang biasa, warga sipil, tinggal di sana," klaim Zelensky.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT