ADVERTISEMENT

Pencarian Dihentikan, Korban Tewas Gempa Afghanistan 1.150 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 17:44 WIB
Gempa M 5,9 mengguncang Afghanistan. Sedikitnya 1.000 orang dilaporkan tewas dan 1.500 lainnya terluka. Berikut foto-foto dampak kerusakan akibat gempa tersebut
Dampak kerusakan akibat gempa dahsyat yang mengguncang Afghanistan (dok. AP Photo)
Kabul -

Operasi pencarian korban selamat dari gempa bumi yang mengguncang Afghanistan telah dihentikan oleh otoritas setempat. Total korban tewas akibat gempa dahsyat ini dilaporkan bertambah menjadi 1.150 orang.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Jumat (24/6/2022), gempa berkekuatan Magnitudo 5,9 -- awalnya dilaporkan berkekuatan Magnitudo 6 -- mengguncang Afghanistan bagian timur, tepatnya di wilayah berjarak 160 kilometer sebelah tenggara ibu kota Kabul, pada Rabu (22/6) waktu setempat.

Jumlah korban tewas terus bertambah secara bertahap dengan laporan korban jiwa mulai didapatkan dari area-area yang sulit dijangkau di kawasan pegunungan sebelah timur Afghanistan yang terdampak parah gempa ini.

"Operasi pencarian telah selesai," ucap juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Afghanistan, Mohammad Nassim Haqqani, dalam pernyataan pada Jumat (24/6) waktu setempat.

Haqqani tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa operasi pencari dihentikan setelah 48 jam. Padahal diketahui bahwa korban-korban selamat dievakuasi dari balik reruntuhan gempa-gempa lainnya setelah waktu yang jauh lebih lama.

Sebelumnya dilaporkan bahwa gempa ini mengguncang daerah-daerah yang sudah terdampak hujan deras, yang memicu longsoran batu dan lumpur yang semakin menghambat upaya pencarian dan penyelamatan.

Taliban yang menguasai Afghanistan juga menyebut dengan adanya krisis ekonomi, sanksi-sanksi yang diterapkan negara-negara Barat usai pasukan Amerika Serikat menarik diri tahun lalu, telah membatasi kemampuan mereka dalam menangani bencana alam ini.

Simak video 'Pilu Warga Afghanistan Kuburkan Keluarga Korban Gempa':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT